Rayakan Imlek, NU Antisipasi Bangkitnya Politik Kebencian dan Diskriminasi Etnis

Senin, 15 Februari 2021 - 08:30 WIB
loading...
A A A
Sementara, Gus Nabil Haroen menyampaikan Nahdlatul Ulama sejak awal posisinya jelas, yakni selalu berjuang untuk kemaslahatan bersama juga membela kelompok yang terpinggirkan. "NU punya tujuan besar untuk berjuang untuk kemaslahatan bersama (mashlahah 'ammah), juga komitmen penting untuk melindungi yang lemah, membersamai yang terpinggirkan. Sejak awal, para kiai berjuang untuk itu, di samping tujuan-tujuan pendidikan dan dakwah. Di samping itu, NU juga melawan jika terjadi ketidakadilan dan kesenjangan. Gus Dur telah memberi contoh penting dalam membela Tionghoa. Juga, Kiai Said Aqil Siroj juga terus menyampaikan seruan agar tidak ada kesenjangan ekonomi di Indonesia." terang Nabil Haroen yang juga anggota Komisi IX DPR RI.

Sementara, Richard Tan berterima kasih atas ruang dan dukungan yang diberikan oleh NU terhadap warga Tionghoa. "Apa yang disampaikan Kiai Robikin selaku Ketua PBNU memberi lampu sorot yang terang bagi kita semua, agar melangkah dengan derap kaki yang kokoh. Bagi saya, banyak teman-teman Tionghoa yang peduli dan merasa dekat dengan NU," demikian pendapat Richard Tan.

Tan juga menyampaikan bahwa kita perlu percaya dengan pemerintah, tapi perlu mengkritisi kebijakan yang tidak pas atau merugikan warga. Ia juga sepakat pentingnya melawan politik kebencian.

Soe Tjen Marching mengajak agar publik membaca kembali karya-karya pengetahuan yang dapat menyegarkan ingatan publik atas Tionghoa di Indonesia. "Narasi atas Tionghoa di sejarah kita belum seimbang. Maka, perlu baca buku-buku yang ditulis serius untuk memberi penyegaran kembali bagaimana posisi orang-orang Tionghoa dalam realitas keindonesiaan saat ini. Silakan baca buku karya Munawir Aziz dan Novi Basuki ini," ajak Soe Tjen.

Dosen senior SOAS University of London itu juga menyampaikan betapa penting untuk mengkritisi sejarah pada masa lalu agar kontekstual untuk sekarang. Ia juga mengajak agar membuka ruang-ruang diskusi lintas kelompok yang lebih luas, agar kita semua tidak terjebak pada politik kebencian.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Kiai Said Aqil Anggap...
Kiai Said Aqil Anggap Kitab Kiai Zulfa sebagai Ruh Perjuangan NU Masa Depan
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Ponpes Tambakberas Jadi...
Ponpes Tambakberas Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU, Gus Ma’shum Faqih: Panggilan Para Muassis NU
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved