Bamsoet Perkenalkan Motor Listrik Seharga Rp10 Jutaan
Jum'at, 12 Februari 2021 - 23:53 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Ketua DPR RI ini menjelaskan, menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), pada 2019 sebanyak 6,05 juta unit motor berbahan bakar minyak terjual ke masyarakat. Secara keseluruhan, diperkirakan ada 143,75 juta motor berbahan bakar minyak yang berada di berbagai wilayah Indonesia. Jadi, tak heran jika tingkat pencemaran udara di Indonesia cukup tinggi, sekaligus menunjukan betapa besarnya subsidi BBM yang harus ditanggung negara.
"Dengan beralih ke motor listrik, kondisi pencemaran udara sangat bisa ditekan. Pegeluaran rutin yang selama ini dikeluarkan masyarakat untuk merawat motor konvensional bisa dialihkan untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Lantaran kendaraan listrik tidak menuntut perawatan yang mahal, sebagaimana terjadi pada kendaraan konvensional," kata Bamsoet.
Baca juga: Barisan Sepeda Motor Listrik yang Diharapkan Muncul di Tahun 2021
Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan, pengeluaran negara untuk subsidi BBM yang dalam rentang waktu 2014-2019 mencapai Rp700 triliun, dan di APBN 2021 subsidi untuk BBM jenis tertentu mencapai Rp16,6 triliun, ke depannya bisa dialihkan ke berbagai sektor lain. Seperti kesehatan, pendidikan infrastruktur, hingga pengembangan riset dan teknologi.
"Jarak tempuh motor listrik BS bisa mencapai 45 km sekali isi baterai. Kebutuhan chargingnya tidak terlalu memakan waktu, cukup 6-8 jam baterai sudah terisi penuh. Jadi bisa diisi malam hari, pagi harinya bisa digunakan kembali untuk menunjang aktivitas masyarakat," kata Bamsoet.
"Dengan beralih ke motor listrik, kondisi pencemaran udara sangat bisa ditekan. Pegeluaran rutin yang selama ini dikeluarkan masyarakat untuk merawat motor konvensional bisa dialihkan untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Lantaran kendaraan listrik tidak menuntut perawatan yang mahal, sebagaimana terjadi pada kendaraan konvensional," kata Bamsoet.
Baca juga: Barisan Sepeda Motor Listrik yang Diharapkan Muncul di Tahun 2021
Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan, pengeluaran negara untuk subsidi BBM yang dalam rentang waktu 2014-2019 mencapai Rp700 triliun, dan di APBN 2021 subsidi untuk BBM jenis tertentu mencapai Rp16,6 triliun, ke depannya bisa dialihkan ke berbagai sektor lain. Seperti kesehatan, pendidikan infrastruktur, hingga pengembangan riset dan teknologi.
"Jarak tempuh motor listrik BS bisa mencapai 45 km sekali isi baterai. Kebutuhan chargingnya tidak terlalu memakan waktu, cukup 6-8 jam baterai sudah terisi penuh. Jadi bisa diisi malam hari, pagi harinya bisa digunakan kembali untuk menunjang aktivitas masyarakat," kata Bamsoet.
(abd)
Lihat Juga :