Peran Besar Gus Dur dan Perayaan Imlek di Indonesia

Jum'at, 12 Februari 2021 - 20:16 WIB
loading...
Peran Besar Gus Dur...
Presiden keempat Indonesia, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur memiliki peran besar dalam perayaan Tahun Baru China di Indonesia.
A A A
JAKARTA - Hari ini, masyarakat Tionghoa di Tanah Air merayakan Hari Raya Imlek. Sesuai kalender Tionghoa, Tahun Baru Imlek 2021 masuk tahun Kerbau Logam.

Nah, mengenai Imlek, Presiden keempat Indonesia, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur memiliki peran besar dalam perayaan Tahun Baru China di Indonesia. Tidak dipungkiri, masyarakat Tionghoa bisa bebas menjalankan kepercayaan dan adat istiadatnya termasuk merayakan Imlek karena Gus Dur.

Ketika menjabat Presiden, Gus Dur mencabut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 14 Tahun 1967 tentang Agama, Kepercayaan, dan Adat Istiadat China. Inpres yang dibuat Orde Baru di bawah Pemerintahan Soeharto itu melarang segala hal berbau Tionghoa di antaranya Imlek.

Baca juga: Perayaan Imlek 2021, Vihara Petak 9 Terapkan Prokes Ketat

Inpres bikinan Pemerintahan Soeharto itu dicabut dengan terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2000 pada 17 Januari 2000. Masyarakat etnis Tionghoa di Indonesia akhirnya bisa merayakan Imlek atau hari raya lainnya secara terbuka karena adanya Keppres yang dibuat Gus Dur tersebut.

Menurut Gus Dur, Imlek merupakan bagian dari tradisi budaya, bukan agama. Gus Dur pun kemudian menjadikan hari Raya Imlek sebagai hari libur fluktuatif atau hanya yang merayakan yang diperbolehkan libur.

Gus Dur pun mendapatkan gelar "Bapak Tionghoa Indonesia" atas pemikiran dan kebijakannya. Pasalnya, Gus Dur merupakan orang pertama yang menyelesaikan masalah diskriminasi terhadap etnis Tionghoa di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Pribumi Islam Gus Dur,...
Pribumi Islam Gus Dur, Realitas Islam Indonesia
GP Ansor Gaungkan Persaudaraan...
GP Ansor Gaungkan Persaudaraan di Perayaan Imlek 2577
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Teliti Suara Habibie dan Foto Gus Dur dengan Ijazah Jokowi
Prabowo: Selamat Tahun...
Prabowo: Selamat Tahun Baru Imlek 2577, Semoga Bawa Kesehatan, Kedamaian, dan Kemakmuran
44 Warga Binaan Terima...
44 Warga Binaan Terima Remisi Khusus Imlek 2026
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Cap Go Meh Gala Feast...
Cap Go Meh Gala Feast Hidupkan Warisan Peranakan di House of Tugu Jakarta
Dibuka Menag, Begini...
Dibuka Menag, Begini Meriahnya Parade Imlek Nusantara 2026 di Lapangan Banteng
Rekomendasi
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Berita Terkini
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved