Qodari Tuding SBY Sutradara Isu Kudeta AHY, Demokrat: Pakai Data Jadul
Kamis, 11 Februari 2021 - 16:51 WIB
loading...
A
A
A
"Ada beberapa kali rapat dengan pengurus teras Partai Demokrat yang dilakukan Ketua Umum AHY secara intens menjelang konferensi pers.," terangnya.
Menurut dia, Demokrat mengungkap isu kudeta ini lewat konferensi pers karena kejadian ini sangatlah perlu dijadikan pembelajaran bersama bagi seluruh elemen bangsa, terutama parpol. Jika GPK PD yang dilakukan pejabat negara di lingkaran Presiden dibiarkan dan dibenarkan, tentu sangat mencederai rasa keadilan di negeri ini.
Kalau gerakan ini dibiarkan dan dibenarkan, maka bisa menjadi contoh dan bisa saja mendorong pejabat negara manapun yang memiliki ambisi politik dan ambisi kekuasaan yang sangat besar, menempuh jalan pintas, melakukan sesuatu yang menabrak etika politik, the rule of law dan rules of the game.
"Jadi, bukan untuk menaikkan elektabilitas kami. Elektabilitas Partai Demokrat sebelum ada konferensi pers minggu lalu, sudah meroket sejak kepemimpinan AHY menurut beberapa lembaga survei, seperti Indikator, VoxPopuli, Polmatrix, dan beberapa lembaga survei lainnya," tegas Herzaky.
(Baca:Partai Demokrat Dalami Keterlibatan Kader Lain dalam Kudeta AHY)
Menurut dia, Demokrat mengungkap isu kudeta ini lewat konferensi pers karena kejadian ini sangatlah perlu dijadikan pembelajaran bersama bagi seluruh elemen bangsa, terutama parpol. Jika GPK PD yang dilakukan pejabat negara di lingkaran Presiden dibiarkan dan dibenarkan, tentu sangat mencederai rasa keadilan di negeri ini.
Kalau gerakan ini dibiarkan dan dibenarkan, maka bisa menjadi contoh dan bisa saja mendorong pejabat negara manapun yang memiliki ambisi politik dan ambisi kekuasaan yang sangat besar, menempuh jalan pintas, melakukan sesuatu yang menabrak etika politik, the rule of law dan rules of the game.
"Jadi, bukan untuk menaikkan elektabilitas kami. Elektabilitas Partai Demokrat sebelum ada konferensi pers minggu lalu, sudah meroket sejak kepemimpinan AHY menurut beberapa lembaga survei, seperti Indikator, VoxPopuli, Polmatrix, dan beberapa lembaga survei lainnya," tegas Herzaky.
(Baca:Partai Demokrat Dalami Keterlibatan Kader Lain dalam Kudeta AHY)
Lihat Juga :