Moeldoko Terpantau Radar Survei Capres 2024, Alarm bagi AHY

Rabu, 10 Februari 2021 - 09:00 WIB
loading...
Moeldoko Terpantau Radar...
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Hasil survei terbaru Index Politika Indonesia turut menjaring nama Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai kandidat capres-cawapres potensial di 2024 mendatang. Moeldoko bertengger di posisi buncit dengan elektabilitas 0,8%.

Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab menilai masuknya nama Moeldoko di papan survei, tak lepas dari polemik kabar kudeta di tubuh Partai Demokrat (PD) yang menyeret namanya. Menurutnya, isu kudeta Ketua Umum Demokrat memberi keuntungan elektoral bagi AHY dan mantan Panglima TNI itu, khususnya pada peningkatan elektabilitas keduanya.

"Secara tidak langsung memberikan keuntungan bagi kedua pihak. Popularitas meningkat, terlepas apakah itu positif atau negatif dalam pandangan masyarakat," katanya saat dihubungi SINDOnews, Rabu (10/2/2021).

Baca juga: Isu Kudeta Partai Demokrat Dinilai Tak Rugikan Moeldoko

Moeldoko Terpantau Radar Survei Capres 2024, Alarm bagi AHY


Namun demikian, analis politik asal UIN Jakarta itu berpendapat, terjaringnya nama Moeldoko harus diwaspadai oleh AHY karena dipersepsikan sebagai orang yang hendak mengkudeta. Bukan tidak mungkin, elektabilitas dan popularitas Moeldoko akan mengejar AHY, mengingat keduanya dipersepsikan tengah mencari simpati publik.

"Di satu sisi, saya melihat isu kudeta ini baik bagi Demokrat. Karena mempertegas siapa kawan siapa lawan. Siapa yang loyal dan siapa yang tidak. Namun kemunculan Moeldoko tentu menjadi alarm bagi AHY," ujarnya.

Terjaringnya nama Moeldoko dalam survei capres-cawapres potensial, menandakan adanya dukungan elektoral baginya, meskipun Moeldoko sendiri belum melakukan upaya terang-terangan mengkampanyekan diri. Berbeda dengan AHY yang sudah lebih dulu mengkampanyekan diri sebagai pemimpin masa depan.

Baca juga: Andi Mallarangeng Sandingkan Moeldoko dengan Sumanto, Populer tapi Negatif

Menurut Fadhli, jika saat ini elektabilitas Moeldoko hanya 0,8%, maka bukan tidak mungkin elektabilitasnya bisa merangkak ke angka 5%. Dengan catatan, Moeldoko mendapatkan insentif elektoral dari isu kudeta ini.

"Kita tidak tahu dinamika politik ke depan. Tiba-tiba nama Moeldoko melejit kalahkan AHY. Bukan tidak mungkin Demokrat mengalihkan dukungannya kepada Moeldoko. Karena sejumlah kader dan mantan kader terlihat cukup tertarik dengan Moeldoko," kata Fadhli.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Menko AHY Dorong Diaspora...
Menko AHY Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bentuk Asosiasi Pengusaha
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Arjuna Hanyokrokusumo...
Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono, Nama Anak Laki-Laki AHY-Annisa Pohan
Menko AHY Tinjau Progres...
Menko AHY Tinjau Progres Infrastruktur Pengendalian Banjir Sungai Ciliwung
AHY Sebut Potensi Kerugian...
AHY Sebut Potensi Kerugian Rp6.396 Triliun Jika Tanggul Laut Tak Dibangun
AHY Umumkan Kelahiran...
AHY Umumkan Kelahiran Putra Kedua, Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono
Rekomendasi
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
Berita Terkini
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Infografis
Rute Pawai Akbar Persib...
Rute Pawai Akbar Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved