Antisipasi Lonjakan Covid-19, Kemenkes Tambah 15 Ribu Tempat Tidur RS

Selasa, 09 Februari 2021 - 08:14 WIB
loading...
Antisipasi Lonjakan...
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah menambah sebanyak 15.000 tempat tidur di ruang perawatan dan ICU di rumah sakit rujukan Covid-19. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah menambah sebanyak 15.000 tempat tidur di ruang perawatan dan ICU di rumah sakit rujukan Covid-19 .

Upaya tersebut sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan kasus Covid-19. Apalagi, secara umum jumlah kasus Covid-19 masih belum menunjukkan penurunan secara signifikan.

“Kalau kita melihat secara umum jumlah kasus yang positif Covid-19 itu kayaknya belum belum lihat secara signifikan penurunannya,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi dalam keterangannya secara virtual dikutip dari laman BNPB, Selasa (9/2/2021).

Nadia mengatakan, Kemenkes telah melakukan koordinasi dan meminta kepada pemerintah daerah yakni Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk menambah ruang perawatan baik untuk isolasi, perawatan ataupun tempat tidur untuk ruang isolasi.

“Tentunya kemarin, pada waktu kita menghadapi lonjakan kasus ya, kita memang minta untuk pemerintah daerah, yaitu Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk menambah perawatan ya, baik tempat tidur perawatan untuk isolasi maupun tempat tidur perawatan untuk ICU,” tuturnya.Baca juga: Kwik Kian Gie Ketakutan, Pemerintah Diminta Tertibkan Buzzer

Nadia menjelaskan, sebanyak 15.000 tempat tidur tersebut terdiri dari lebih 13.000 tempat tidur perawatan. “Ini sudah terjadi peningkatan kalau kita bandingkan di tanggal 25 Januari itu sudah ada penambahan kurang lebih 13.000 tempat tidur perawatan,” katanya.

Sementara, kata Nadia, 2.000 tempat tidur lainnya adalah untuk ruang ICU di rumah sakit rujukan Covid-19. “Yang terbanyak adalah tempat tidur untuk isolasi sementara untuk tempat tidur ICU adalah berkisar sampai dengan 2.000 penambahannya kemarin,” tuturnya.Baca juga: Natalius Pigai-Abu Janda Damai, Pakar: Delik Pidana Rasialisnya Tidak Boleh Dihentikan
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Kemenkes Keluarkan Surat...
Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Kewaspadaan Campak untuk Tenaga Medis dan Kesehatan, Ini Isinya
Aktivis KontraS Andrie...
Aktivis KontraS Andrie Yunus Dirawat di RSCM, Kemenkes: Akan Kita Gratiskan
IHC Bersama RS Kemenkes...
IHC Bersama RS Kemenkes Perkuat Ketahanan Kesehatan Nasional
Peserta JKN Tembus 282,7...
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, Direktur BPJS Kesehatan: Masyarakat Kini Tak Takut Berobat
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Profil Pendidikan Benjamin...
Profil Pendidikan Benjamin Paulus Octavianus, Wamenkes Baru Lulusan FK UKI dan UB
Kemenkes dan Jerman...
Kemenkes dan Jerman Luncurkan ACTIVE 2.0 untuk Penanganan Kanker Serviks di Indonesia
Rekomendasi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Berita Terkini
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Infografis
Pemerintah Harus Antisipasi...
Pemerintah Harus Antisipasi Covid-19 Jelang Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved