Butuh Intervensi Negara Hadapi Triopoli Google, Facebook dan Amazon
Senin, 08 Februari 2021 - 13:22 WIB
loading...
Dewan Pers mendorong intervensi negara untuk menghadapi triopoli iklan digital Google, Facebook, dan Amazon. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Penguasaan lebih dari separuh belanja iklan secara global oleh tiga perusahaan raksasa dunia telah berdampak pada industri media massa di Tanah Air. Karena itulah Dewan Pers mendorong ada intervensi negara untuk membantu perusahaan pers nasional.
Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers Agus Sudibyo membeberkan data bahwa 56% dari belanja iklan di global dikuasai Google atau alfabet, Facebook , dan Amazon . Sementara 41% sisanya diperebutkan oleh ribuan media massa, baik cetak, radio, dan televisi. Fenomena ini menyebabkan surplus pemusatan ekonomi yang belum pernah terjadi dalam sejarah.
"Google disebut itu dianggap sebagai perusahaan tidak lazim lagi karena begitu besar kekuatannya begitu besar potensinya, skala leverage dan begitu besar pengaruhnya," kata Agus dalam Konvensi Nasional Media Massa 2021 bertajuk Pers Nasional Bangkit dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 & Tekanan Disrupsi Digital, Senin (8/2/2021).
(Baca: Microsoft Restui Google Bayar Konten Berita)
Saking hebatnya, lanjut Agus, ketiga perusahaan itu dapat melakukan surveilans dan perusahaan mampu mengubah arah politik berbagai negara. Situasi ini tidak bisa dianggap enteng. Menurut Agus, butuh kerjasama yang baik antara pemilik media dengan regulator atau pemerintah.
Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers Agus Sudibyo membeberkan data bahwa 56% dari belanja iklan di global dikuasai Google atau alfabet, Facebook , dan Amazon . Sementara 41% sisanya diperebutkan oleh ribuan media massa, baik cetak, radio, dan televisi. Fenomena ini menyebabkan surplus pemusatan ekonomi yang belum pernah terjadi dalam sejarah.
"Google disebut itu dianggap sebagai perusahaan tidak lazim lagi karena begitu besar kekuatannya begitu besar potensinya, skala leverage dan begitu besar pengaruhnya," kata Agus dalam Konvensi Nasional Media Massa 2021 bertajuk Pers Nasional Bangkit dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 & Tekanan Disrupsi Digital, Senin (8/2/2021).
(Baca: Microsoft Restui Google Bayar Konten Berita)
Saking hebatnya, lanjut Agus, ketiga perusahaan itu dapat melakukan surveilans dan perusahaan mampu mengubah arah politik berbagai negara. Situasi ini tidak bisa dianggap enteng. Menurut Agus, butuh kerjasama yang baik antara pemilik media dengan regulator atau pemerintah.
Lihat Juga :