Susi Minta Jokowi Imbau Stop Ujaran Kebencian, Eks Politikus Demokrat Geram
Minggu, 07 Februari 2021 - 22:54 WIB
loading...
Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti (kiri) dan mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahean. Foto/SINDOnews/Okezone
A
A
A
JAKARTA - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti meminta bantuan kepada Presiden Joko widodo (Jokowi) untuk mengimbau pengguna media sosial untuk menghentikan ujaran kebencian atas nama agama, ras/suku, relawan dan lainnya. Susi meminta itu dengan menuliskan cuitannya di kolom komentar lini masa Twitter Presiden Jokowi.
Baca juga : Lewat Twitter, KH Cholil Nafis Jelaskan Beda Teman Baik dengan Penjilat
Sebelumnya, Jokowi mencuit imbauan untuk berjuang mengakhiri pandemi dengan menjalanjan protokol kesehatan. "Setahun dalam selubung pandemi, tentu ada rasa bosan, lelah, dan sedih. Kita sama merindukan suasana normal, berkegiatan seperti sediakala, dan tidak dicekam ketakutan. Mari, kita sama berjuang untuk mengakhiri pandemi ini dengan disiplin ketat menjalankan protokol kesehatan," cuit Jokowi melalui akun Twitternya, @jokowi, Minggu 7 Februari 2021.Baca juga: Heboh Cuitan Abu Janda, Susi Pudjiastuti Ajak Warganet Unfollow
Cuitan Jokowi dikomentar banyak netizen. Salah satunya Susi Pudjiastuti yang meminta Presiden Jokowi menyampaikan imbauan kepada pengguna medsos untuk menghentikan ujaran kebencian.
Baca juga : Heboh Kudeta Partai Demokrat, Ini Jejak Moeldoko di Dunia Politik
"Mohon dibantu dengan imbauan dari Bapak Presiden untuk menghentikan hate speech .. ujaran kebencian yang baik yang mengatasnamakan agama, ras/suku, relawan dll ...Pandemic sudah cukup membuat depress ekonomi sosial juga kesehatan jiwa masyarakat semua," cuit Susi melalui akun Twitternya, @susipudjiastuti.Baca juga: Eks Waketum Gerindra: Anies Baswedan Terkuat, Hanya Bisa Disaingi Gibran
Cuitan Susi ternyata memantik komentar mantan politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean . Menurut dia, Susi tidak sepatutnuya mencuitkan hal itu kepada Presiden. Apalagi cuitan Presiden terkait dengan vaksin Covid-19.
Baca juga : Lewat Twitter, KH Cholil Nafis Jelaskan Beda Teman Baik dengan Penjilat
Sebelumnya, Jokowi mencuit imbauan untuk berjuang mengakhiri pandemi dengan menjalanjan protokol kesehatan. "Setahun dalam selubung pandemi, tentu ada rasa bosan, lelah, dan sedih. Kita sama merindukan suasana normal, berkegiatan seperti sediakala, dan tidak dicekam ketakutan. Mari, kita sama berjuang untuk mengakhiri pandemi ini dengan disiplin ketat menjalankan protokol kesehatan," cuit Jokowi melalui akun Twitternya, @jokowi, Minggu 7 Februari 2021.Baca juga: Heboh Cuitan Abu Janda, Susi Pudjiastuti Ajak Warganet Unfollow
Cuitan Jokowi dikomentar banyak netizen. Salah satunya Susi Pudjiastuti yang meminta Presiden Jokowi menyampaikan imbauan kepada pengguna medsos untuk menghentikan ujaran kebencian.
Baca juga : Heboh Kudeta Partai Demokrat, Ini Jejak Moeldoko di Dunia Politik
"Mohon dibantu dengan imbauan dari Bapak Presiden untuk menghentikan hate speech .. ujaran kebencian yang baik yang mengatasnamakan agama, ras/suku, relawan dll ...Pandemic sudah cukup membuat depress ekonomi sosial juga kesehatan jiwa masyarakat semua," cuit Susi melalui akun Twitternya, @susipudjiastuti.Baca juga: Eks Waketum Gerindra: Anies Baswedan Terkuat, Hanya Bisa Disaingi Gibran
Cuitan Susi ternyata memantik komentar mantan politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean . Menurut dia, Susi tidak sepatutnuya mencuitkan hal itu kepada Presiden. Apalagi cuitan Presiden terkait dengan vaksin Covid-19.
Lihat Juga :