Takut Tersingkir Jadi Alasan Partai Besar dan Kecil Tolak RUU Pemilu

Minggu, 07 Februari 2021 - 13:02 WIB
loading...
Takut Tersingkir Jadi...
Penolakan parpol besar maupun kecil antaran adanya tarik-menarik kepentingan dalam UU Pemilu. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sebagian partai politik ( parpol ) besar dan kecil ramai-ramai menolak draf Rancangan Undang-Undang ( RUU) tentang Pemilu yang merevisi UU Pemilu Nomor 7/2017 dan UU Pilkada Nomor 10/2016, termasuk juga parpol nonparlemen. Padahal, semua fraksi di Komisi II DPR awalnya kompak mengusulkan RUU Pemilu sebagai inisiatif DPR.

Terkait hal ini, Direktur Eksekutif Kopel Indonesia Anwar Razak melihat, penolakan parpol besar maupun kecil lantaran adanya tarik-menarik kepentingan dalam UU Pemilu.

Baca juga : Geger Kudeta Demokrat, Ini Deretan Konflik yang Pernah Landa Parpol Lain

"Kami melihat ini sangat kuat tarik-menarik kepentingan, dari awal kelihatan bahwa tidak ada yang secara substansial ingin direvisi atau diselesaikan dengan revisi UU Pemilu," kata Anwar dalam webinar yang bertajuk "Maju-Mundur Revisi UU Pemilu" yang disiarkan di kanal Youtube Perludem, Minggu (7/2/2021).

Baca juga: Desak RUU Pemilu Dibatalkan, PAN Ingin Jadwal Pilkada Tetap 2024

Menurut Anwar, seharusnya, ketika ingin merevisi atau membahas suatu UU, maka ada suatu permasalahan besar yang ingin diselesaikan. Bagi masyarakat sipil, ini adalah momentum untuk bisa melakukan reformasi substansial terhadap UU Pemilu atau sistem pemilu Indonesia.

"Kita melihat masih banyak persoalan, Kopel mencatat ada tiga persoalan yang masih sangat krusial," ujarnya.

Adapun alasan partai besar dan kecil ada yang mendukung atau pun menolak revisi, Anwar melihat karena terkait kepentingan, semuanya pada posisi berpikir apakah partainya bisa terakomodasi dalam pemilu ke depan.
Baca juga : Korban Kamp Uighur Ungkap Penyiksaan Mengerikan China, Termasuk Diperkosa

"Ketika pembahasan parliamentary threshold, presidential threshold, kemudian melihat apakah saya (parpol) bisa terakomodir dengan ambang batasnya," kata Anwar.

Baca juga: Banyak Penolakan Fraksi, Golkar Akui RUU Pemilu Sulit Dilanjutkan

Sikap masing-masing parpol ini lebih kepada mempertimbangkan faktor keuntungan bagi mereka, sehingga kemudian terjadi tarik-menarik atau maju mundur revisi UU Pemilu, yang belum diketahui ke mana arahnya.
Baca juga : Hassaan Shahawy, Muslim Pertama yang Jadi Presiden Havard Law Review

"Meskipun kita lihat info terakhir pembahasan masih terus dilakukan, dan pemerintah menyatakan tidak akan melakukan. Belum tahu pasti apakah ada kepastian ada pembahasan atau tidak," katanya.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Berita Terkini
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved