Gus Jazil: Kader PMII Harus Punya Akar Kuat agar Tak Mudah Tumbang
Jum'at, 05 Februari 2021 - 21:57 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, hidup itu sebenarnya asal punya nyawa sudah mewah. Karena itu, dirinya meminta para kader PMII untuk tidak mudah mengeluh. "Kalau Anda mengatakan saya ini kok sulit terus, ya sulit. Kita harus berani. Tidak ada yang perlu ditakuti kalau sudah berpegang pada kalimat 'Laailahaillaallah'". Kita hidup ini bukan hakiki (kekal), tapi majazi (tidak kekal)," katanya.
Selain akar yang kuat, kader PMII juga harus memiliki batang yang kuat pula. Batang yang dimaksud adalah kemampuan manajerial. "Makanya ber-PMII, berorganisasi, beramal itu untuk membuat kita memiliki batang yang kuat dengan ilmu pengetahuan dan lain-lain. Kalau akarnya iman maka batangnya ilmu pengetahuan," katanya.Baca juga: Anies Segudang Prestasi, Netizen Malah Terima Kasih pada Prabowo Subianto
Gus Jazil juga mengingatkan dalam menjalani aktivitas apa pun hendaknya dilakukan dengan penuh kegembiraan. Ketua Umum IKA Institut PTIQ Jakarta ini menukil ayat dalam Alquran, Surat Yunus ayat 58: "Qul bifadlillahi wa biraḥmatihi fa bizalika falyafrahu, huwa khairum mimma yajma'un. Artinya, katakanlah, dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan."
"Kader PMII harus bergembira. Kalau kita sedih, kita akan kehilangan harapan. Pasti karena akarnya enggak kuat," ujarnya.
Selain akar yang kuat, kader PMII juga harus memiliki batang yang kuat pula. Batang yang dimaksud adalah kemampuan manajerial. "Makanya ber-PMII, berorganisasi, beramal itu untuk membuat kita memiliki batang yang kuat dengan ilmu pengetahuan dan lain-lain. Kalau akarnya iman maka batangnya ilmu pengetahuan," katanya.Baca juga: Anies Segudang Prestasi, Netizen Malah Terima Kasih pada Prabowo Subianto
Gus Jazil juga mengingatkan dalam menjalani aktivitas apa pun hendaknya dilakukan dengan penuh kegembiraan. Ketua Umum IKA Institut PTIQ Jakarta ini menukil ayat dalam Alquran, Surat Yunus ayat 58: "Qul bifadlillahi wa biraḥmatihi fa bizalika falyafrahu, huwa khairum mimma yajma'un. Artinya, katakanlah, dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan."
"Kader PMII harus bergembira. Kalau kita sedih, kita akan kehilangan harapan. Pasti karena akarnya enggak kuat," ujarnya.
(dam)
Lihat Juga :