Bantah Dukung Moeldoko, PKB Sebut Andi Mallarangeng Ngaco

Jum'at, 05 Februari 2021 - 09:02 WIB
loading...
Bantah Dukung Moeldoko,...
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membantah tudingan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng yang menyebut PKB mendukung Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko maju sebagai calon presiden (capres) 2024.

Baca Juga: DPR Minta Kejagung Segera Pulihkan Aset Jiwasraya dan Asabri


Ketua DPP PKB Daniel Johan menilai pernyataan Andi Mallarangeng itu tidak berdasar alias ngaco. "Ngaco, Pilpres masih jauh dan akan dinamis sesuai peta politik dan peta suara dukungan rakyat," ujar Daniel Johan kepada SINDOnews, Jumat (5/2/2021).

Baca Juga: Djoko Tjandra Ajukan Justice Collaborator, Berharap Hukumannya Diringankan


Wakil Ketua Komisi IV DPR ini menjelaskan PKB belum memikirkan pilpres. "Fokus PKB adalah Indonesia berhasil melalui masa-masa sulit di tengah pandemi yang memberi dampak begitu besar di berbagai sektor kehidupan masyarakat," kata Daniel.

Baca juga: Andi Arief Sebut Moeldoko Sudah Ditegur Jokowi

S ebelumnya diberitakan SINDOnews, Andi Mallarangeng menyebut Moeldoko mendapatkan restu dari "Pak Lurah" untuk maju sebagai capres 2024. Selain itu, Andi Mallarangeng yang merupakan terpidana kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang itu juga menyebut PKB dan Partai Nasdem mendukung Moeldoko di 2024.

Baca juga : Jokowi Enggan Jawab Surat AHY, Demokrat: Mudah-mudahan Nggak Benar Ada Restu

Hal ini diungkapkan Andi Mallarangeng berdasarkan informasi yang dikumpulkan Partai Demokrat terkait upaya kudeta kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). "Untuk 2024 katanya didukung PKB dan didukung Nasdem, tinggal Demokrat, begitu katanya,” kata Andi.

Baca juga: Selain Restu Pak Lurah, Moeldoko Klaim Didukung PKB dan Nasdem di 2024
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Era Ketua DPC PKB Asal...
Era Ketua DPC PKB Asal Dipilih Sudah Berakhir, Gus Halim: Semua Harus Lulus UKK
Perempuan Bangsa Ajak...
Perempuan Bangsa Ajak 2.000 Peserta Tanam Pohon di Singhasari Malang
Buka Muscab PKB Pamekasan,...
Buka Muscab PKB Pamekasan, Waketum: Perkuat Akar Rumput dan Kuasai Teknologi
Sapa dan Bantu Korban...
Sapa dan Bantu Korban Tanah Bergerak di Tegal, Rustini Muhaimin Dorong Tempat Huntara
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved