Agar Bisa Bertahan, Parpol Harus Mampu Raih Simpati Rakyat
Jum'at, 05 Februari 2021 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelora Indonesia, Mahfuz Sidik menilai, parpol harus berhenti mengobral janji demi menggalang suara. Dia mengakui Partai Gelora memiliki strategi tersendiri agar dilirik dalam Pemilu mendatang.
Mahfuz menuturkan, parpol harus betul-betul menjalankan semua fungsi sebagai partai politik, terutama pendidikan politik dan advokasi atau agregasi kepentingan politik masyarakat.
"Kalau ini dilakukan, Insya Allah, masyarakat akan punya preferensi baru tentang partai politik. Mereka lebih menerima dan menyukai partai politik. Jadi, tidak sekadar transaksi jual beli suara seperti perilaku politik selama ini,” ujarnya.
Hal tersebut kata dia, juga harus didukung dengan penguatan infrastruktur teritorial partai terpenuhi secara nasional. Dia mengatakan saat ini Partai Gelora sudah terbentuk di 34 provinsi.
"Kami sudah ada di 511 Kabupaten/Kota tinggal tiga lagi yang belum, ada juga di sekitar 5.700-an kecamatan atau 72 persen ada kepengurusan Partai Gelora. Kami juga menset-up kepengurusan di tingkat desa/kelurahan. Ada sekitar 2.500 yang sudah terbentuk dari 80 ribuan. Sisanya masih banyak. Tapi akan kami rampungkan hingga jelang 2024," pungkasnya.
Mahfuz menuturkan, parpol harus betul-betul menjalankan semua fungsi sebagai partai politik, terutama pendidikan politik dan advokasi atau agregasi kepentingan politik masyarakat.
"Kalau ini dilakukan, Insya Allah, masyarakat akan punya preferensi baru tentang partai politik. Mereka lebih menerima dan menyukai partai politik. Jadi, tidak sekadar transaksi jual beli suara seperti perilaku politik selama ini,” ujarnya.
Hal tersebut kata dia, juga harus didukung dengan penguatan infrastruktur teritorial partai terpenuhi secara nasional. Dia mengatakan saat ini Partai Gelora sudah terbentuk di 34 provinsi.
"Kami sudah ada di 511 Kabupaten/Kota tinggal tiga lagi yang belum, ada juga di sekitar 5.700-an kecamatan atau 72 persen ada kepengurusan Partai Gelora. Kami juga menset-up kepengurusan di tingkat desa/kelurahan. Ada sekitar 2.500 yang sudah terbentuk dari 80 ribuan. Sisanya masih banyak. Tapi akan kami rampungkan hingga jelang 2024," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :