Mainkan Isu Kudeta, Demokrat dan AHY Dianggap Ingin Dimanja Jokowi
Kamis, 04 Februari 2021 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Fadhli, surat yang ditengarai berisi keluh kesah dan 'curhatan' internal Demokrat dengan pelbagai persoalannya, tak lepas dari dinamika politik nasional hari ini. Demokrat disebutnya sedang mencari perhatian Jokowi. "Demokrat sedang ingin mencari dan mendapatkan perhatian Jokowi. Bahasa drakornya (drama korea) butuh belaian kasih sayang, pengin dimanja doi (Demokrat)" ujarnya.
Baca juga: KSP Bukan Jabatan Strategis, Moeldoko Dinilai Butuh Panggung Menuju 2024
Pasalnya, kata Fadhli, Demokrat dengan AHY semakin terpojok dari sisi elektabilitas dan dukungan parlemen. Dalam konteks politik hari ini, Demokrat seperti berada dalam ruang sempit untuk dapat mengangkat citra dan dukungan bagi AHY. Terlebih, citra dan elektabilitas AHY juga tak kunjung moncer di papan survei, sehingga apa yang dikatakan mantan elite PD, Max Sopacua bahwa partai tersebut tengah panik setidaknya mengonfirmasi kondisi tersebut.
Baca juga: Partai Demokrat: Moeldoko Konfirmasi Tudingan Ketum Kami
"Bisa jadi surat itu meminta agar Jokowi berbelas kasih, supaya Demokrat dan AHY jangan terlalu ditekan, jangan diganggu," pungkasnya.
Baca juga: KSP Bukan Jabatan Strategis, Moeldoko Dinilai Butuh Panggung Menuju 2024
Pasalnya, kata Fadhli, Demokrat dengan AHY semakin terpojok dari sisi elektabilitas dan dukungan parlemen. Dalam konteks politik hari ini, Demokrat seperti berada dalam ruang sempit untuk dapat mengangkat citra dan dukungan bagi AHY. Terlebih, citra dan elektabilitas AHY juga tak kunjung moncer di papan survei, sehingga apa yang dikatakan mantan elite PD, Max Sopacua bahwa partai tersebut tengah panik setidaknya mengonfirmasi kondisi tersebut.
Baca juga: Partai Demokrat: Moeldoko Konfirmasi Tudingan Ketum Kami
"Bisa jadi surat itu meminta agar Jokowi berbelas kasih, supaya Demokrat dan AHY jangan terlalu ditekan, jangan diganggu," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :