Komunikasi Politik Pejabat Istana Dinilai Kikuk dan Canggung
Rabu, 03 Februari 2021 - 23:03 WIB
loading...
A
A
A
Dalam penampilannya yang kedua, Moeldoko mengenakan batik lengan panjang. Tapi gerak tangan dan tubuhnya yang tidak bisa diam sepanjang jumpa pers mengesankan kegelisahan.
Ini makin tampak saat wartawan bertanya apa benar dia tidak punya ambisi jadi Capres 2024. Moeldoko terdiam sesaat. Wajahnya tersenyum canggung, lalu menjawab, “Enggak usah, enggak usah.. pertanyaannya enggak usah nakal begitu ah.” Terdengar derai tertawaan wartawan.
Sebagai orang yang lama bergelut dalam dunia media dan periklanan, Renan mengakui gerak tubuh dan cara bicara Moeldoko seperti menyembunyikan sesuatu. “Kalau menyembunyikan sesuatu, kita bisa mengatur omongan, tapi sulit menyembunyikan bahasa tubuh kita. Padahal riset menunjukkan 70% komunikasi antar personal, dicerminkan oleh bahasa tubuh,” kata Renan.
Ia menganjurkan Moeldoko untuk bicara terbuka dan apa adanya sehingga tidak menimbulkan spekulasi tentang upaya pengambilalihan paksa Partai Demokrat yang merupakan cara-cara kotor era lama. Baca juga: Sebut Demokrat Tembak Sana Sini, Moeldoko: Ketawa Semua Tapi Juga Marah
“Presiden Jokowi sudah menegaskan komitmennya untuk menegakkan demokrasi dan berpolitik secara santun. Harusnya Pak Moeldoko menghormati komitmen tersebut," tutupnya.
Ini makin tampak saat wartawan bertanya apa benar dia tidak punya ambisi jadi Capres 2024. Moeldoko terdiam sesaat. Wajahnya tersenyum canggung, lalu menjawab, “Enggak usah, enggak usah.. pertanyaannya enggak usah nakal begitu ah.” Terdengar derai tertawaan wartawan.
Sebagai orang yang lama bergelut dalam dunia media dan periklanan, Renan mengakui gerak tubuh dan cara bicara Moeldoko seperti menyembunyikan sesuatu. “Kalau menyembunyikan sesuatu, kita bisa mengatur omongan, tapi sulit menyembunyikan bahasa tubuh kita. Padahal riset menunjukkan 70% komunikasi antar personal, dicerminkan oleh bahasa tubuh,” kata Renan.
Ia menganjurkan Moeldoko untuk bicara terbuka dan apa adanya sehingga tidak menimbulkan spekulasi tentang upaya pengambilalihan paksa Partai Demokrat yang merupakan cara-cara kotor era lama. Baca juga: Sebut Demokrat Tembak Sana Sini, Moeldoko: Ketawa Semua Tapi Juga Marah
“Presiden Jokowi sudah menegaskan komitmennya untuk menegakkan demokrasi dan berpolitik secara santun. Harusnya Pak Moeldoko menghormati komitmen tersebut," tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :