Jokowi ke Golkar: Kaderisasi Harus Serius, Tak Bisa Dikerjakan Sambil Lalu

Selasa, 02 Februari 2021 - 17:23 WIB
loading...
Jokowi ke Golkar: Kaderisasi...
Presiden Jokowi memberi pesan agar kaderisasi harus dilakukan secara serius dan tidak boleh sambil lalu. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi sambutan di acara soft launching Golkar Institute. Kepala Negara memberi pesan agar kaderisasi harus dilakukan secara serius dan tidak boleh sambil lalu.

"Kaderisasi tidak bisa dikerjakan sambil lalu, harus digarap dengan matang, untuk menghasilkan dampak yang signifikan bagi kemajuan partai," katanya secara virtual, Selasa (2/2/2021). Baca juga: Airlangga: Golkar Institute Terobosan untuk Mencetak Politisi Tangguh

Bagi partai modern, kata dia, kehadiran sekolah kader sangat diperlukan karena kader dan kaderisasi, perlu dipersiapkan secara serius berjenjang dan berkelanjutan. "Partai memerlukan lebih banyak lagi kader yang terdidik yang profesional yang kompeten, khususnya dalam bidang kepemimpinan politik dan ekonomi, yang dampaknya bukan hanya pada partai, tapi akan memberikan kontribusi yang penting bagi kemajuan bangsa," terangnya.

Kata politikus PDI Perjuangan ini, partai politik adalah sumber utama rekrutmen kepemimpinan nasional maupun daerah. Calon kepala daerah hingga Presiden sebagian besar berasal dari partai politik. "Jika partai politik mampu mempersiapkan kadernya dengan baik, dan kualitas yang matang maka sudah dapat dipastikan kepemimpinan nasional maupun daerah juga akan berjalan dengan baik," tutupnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Rekomendasi
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Zionis Israel Tak Bisa...
Zionis Israel Tak Bisa Hancurkan Hamas secara Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved