Demokrat: Politik Belah Bambu Jika Tak Diakhiri Bisa Timpa Parpol Lain

Selasa, 02 Februari 2021 - 16:03 WIB
loading...
Demokrat: Politik Belah...
Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengatakan, praktik politik belah bambu dengan memanfaatkan kekuasaan harus diakhiri. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengatakan, praktik politik belah bambu dengan memanfaatkan kekuasaan harus diakhiri karena bisa menjadi candu dan tidak menuntut kemungkinan menerpa partai politik (Parpol) maupun organisasi lain.
Baca juga : Max Sopacua Tantang Syarief Hasan Debat soal Tudingan Kudeta

”Politik belah bambu tendensi abuse of power begini memang harus diakhiri. Jika tidak bisa jadi kecanduan, dan yang kena bisa partai/organsasi apapun, termasuk yg membelahnya hari ini,” cuit Jansen Sitindaon di akun Twitter @jansen_jsp, dikutip Selasa (2/2/2021). Baca juga: Isu Kudeta Demokrat, PKS Sebut Mesti Ada yang Bertanggung Jawab

Diapun mengajak untuk berdemokrasi dengan cara yang sehat. ”Yg salah kita katakan salah kemudan mari sama kita luruskan,” katanya. Baca juga: Soal Kudeta Demokrat, Marzuki Alie: Tak Siap Memimpin Partai Sebaiknya Mundur

Bagi pihak-pihak yang mengatakan Demokrat baper, playing victim, halusinasi, tendesius dan lainnya, dia meminta untuk berhenti bicara. ”Saran saya mulailah tutup mulut anda dan diam. Selain anda tidak tahu apa²! juga tak ada urusannya dgn anda. Soal ini semua BAP kami lengkap & detail. Dan telah dijelaskan dlm surat ke pak Jokowi,” katanya.
Baca juga : Mantan Wasekjen Ungkap Banyak Kader Demokrat Tak Puas Kepemimpinan AHY
Demokrat: Politik Belah Bambu Jika Tak Diakhiri Bisa Timpa Parpol Lain


Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut, berdasarkan kesaksian sejumlah pihak, ada upaya dari pejabat di lingkar kekuasaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hendak merebut Partai Demokrat. ”Kami memandang perlu dan penting untuk memberikan penjelasan tentang duduk perkara yang sebenarnya yaitu tentang adanya gerakan politik yang mengarah kepada upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa yang tentu mengancam eksistensi dan kedaulatan Partai Demokrat,” kata AHY di Taman Politik Wisma Proklamasi DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (1/2/2021).

AHY mengatakan, upaya tersebut diduga untuk menjadikan Partai Demokrat sebagai kendaraan politik Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Oleh karena itu, dia langsung menyurati Presiden Jokowi mengenai informasi yang diperolehnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Sumatera Blackout, AHY:...
Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama
Rekomendasi
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved