Isu Kudeta Justru Buktikan Kepemimpinan AHY Lemah Dibanding SBY
Selasa, 02 Februari 2021 - 13:21 WIB
loading...
Isu kudeta internal Partai Demokrat yang diungkap AHY dinilai justru membuktikan kelemahan atas kepemimpinannya sendiri. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Isu "kudeta" terhadap kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Partai Demokrat terus menjadi perbincangan publik. Berbagai spekulasi berkembang karena aktor-aktor yang dicurigai adalah orang-orang di lingkar kekuasaan, kader aktif, sampai bekas tokoh di partai berlambang bintang mercy tersebut.
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai mereka yang dicurigai sebagai pelaku kudeta justru pernah membesarkan partai Partai Demokrat. Orang-orang tersebut merasa kecewa dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai mantan ketua umum sekaligus pendiri partai.
"Saya duga kepemimpinan AHY bakal dirongrong entah itu pendiri atau orang dalam dan juga orang dekat Jokowi seperti penuturan AHY," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Selasa (2/2/2021).
(Baca:Mantan Wasekjen Ungkap Banyak Kader Demokrat Tak Puas Kepemimpinan AHY)
Selain itu, isu kudeta atau tepatnya kongres luar biasa (KLB) juga dianggapnya sebagai upaya menjegal Demokrat pada Pilkada DKI Jakarta pada tahun 2022. Sebab Demokrat merupakan partai yang menolak Pilkada dilaksanakan 2024.
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai mereka yang dicurigai sebagai pelaku kudeta justru pernah membesarkan partai Partai Demokrat. Orang-orang tersebut merasa kecewa dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai mantan ketua umum sekaligus pendiri partai.
"Saya duga kepemimpinan AHY bakal dirongrong entah itu pendiri atau orang dalam dan juga orang dekat Jokowi seperti penuturan AHY," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Selasa (2/2/2021).
(Baca:Mantan Wasekjen Ungkap Banyak Kader Demokrat Tak Puas Kepemimpinan AHY)
Selain itu, isu kudeta atau tepatnya kongres luar biasa (KLB) juga dianggapnya sebagai upaya menjegal Demokrat pada Pilkada DKI Jakarta pada tahun 2022. Sebab Demokrat merupakan partai yang menolak Pilkada dilaksanakan 2024.
Lihat Juga :