Ide Positif Menag Yaqut soal Borobudur

Selasa, 02 Februari 2021 - 06:30 WIB
loading...
A A A
Empat kali digelar, kesemarakan kegiatan ini begitu terasa. Selain banyak pengunjung dengan tujuan spiritual, ribuan pelancong, baik dalam maupun luar negeri, juga datang berbondong-bondong.

Namun, ajang Borobudur International Conference belum sepenuhnya optimal dan hakikatnya juga bukan final. Masih banyak event lain yang bisa dijadikan penegasan bahwa Borobudur layak menjadi episentrum umat Buddha dunia.

Dan, upaya menjadikan Borobudur pusat ibadah layaknya Kakbah bagi umat muslim di dunia juga tak mudah. Selama ini, umat Buddha menilai Candi Borobudur bukanlah tempat yang wajib dikunjungi untuk ibadah. Dus, dengan fakta ini, mereka merasa tidak memiliki kewajiban (obligations) kuat harus jauh-jauh meninggalkan negaranya untuk berkunjung ke Magelang demi bersembahyang di candi terbesar di dunia tersebut.

Toh begitu, fakta ini juga bukankah menjadi penghalang untuk kian mempromosikan Borobudur ke pentas global. Kemenag bisa menyiasati situasi tersebut dengan mengusung konsep ziarah misalnya, layaknya sebagian umat Islam yang berdoa-doa ke makan wali, sunan, dan sebagainya. Tentu, konsep ini harus dikemas baik agar benar-benar bisa menarik minat orang untuk datang seperti dengan tujuan berdoa, meditasi, yoga, atau lainnya. Bukan hal yang mustahil langkah ini dilakukan. Apalagi, selama ini Indonesia juga dikenal sebagai pusat pengajaran Buddha tertua di Asia, tepatnya di Candi Muaro Jambi, Kota Jambi. Kompleks candi yang dibangun abad ke-7 ini sangat luas mencapai sekitar lima desa dan melebihi Angkor Wat di Kamboja.

Yang tak kalah penting, langkah Menag yang mengoptimalkan fungsi Candi Borobudur ini harus diikuti kajian matang. Sebab, kebijakan Menag Yaqut ini juga berpotensi akan membuat iri umat lain. Kita tahu, selain Borobudur, ada Prambanan yang saat ini turut menjadi tempat ibadah umat Hindu. Kajian dan dialog antartokoh agama menuntut digelar untuk meminimalisasi friksi atau persoalan di kemudian hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Pariwisata Indonesia, IPTI di Jaktim Cetak SDM Berkualitas
Pariwisata Penghasil...
Pariwisata Penghasil Devisa, Prabowo Soroti Kota Kumuh
Indonesia Promosikan...
Indonesia Promosikan Pariwisata Danau Toba di Dubai Business Forum 2025
Peluncuran Bersejarah...
Peluncuran Bersejarah Asia Records Momentum Pencapaian Inovasi, Budaya, dan Pariwisata
Sambut Transformasi...
Sambut Transformasi Digital Pariwisata, SGU Gelar World Tourism Day 2025
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Dian Sastro Hadiri Perayaan...
Dian Sastro Hadiri Perayaan Waisak di Borobudur, Ternyata Ini Alasannya!
Masjid Apung Ancol Segera...
Masjid Apung Ancol Segera Hadir, Ikon Wisata Religi Baru di Tengah Laut Jakarta
Rekomendasi
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved