UU Pemilu Tak Direvisi, PDIP Diuntungkan karena Bisa Usung Capres Sendiri
Senin, 01 Februari 2021 - 11:10 WIB
loading...
A
A
A
Refly mengatakan, kalau Ganjar Pranowo tetap rangking satu di survei capres, Ganjar yang akan didukung jadi capres. Hal ini akan berimplikasi pada berubahnya cara pandang Partai Gerindra. "Sekarang belum karena mereka (Gerindra) masih berpikir PDIP akan meng-endorse Prabowo-Puan. Sementara, Golkar dan Nasdem itu sudah mencium, mereka tidak akan mendapatkan kereta apa-apa, hanya sekadar penguat, sebagai partai yang mengusung calon dari Gerindra dan PDIP," jelas Refly.
Karena itulah, kata Refly, Nasdem sepertinya mulai melirik alternatif lain. Ada skenario Nasdem memunculkan Anies Baswedan misalnya sebagai calon presiden dan menggandeng partai-partai tertentu. "Yang namanya politik itu dinamis. Tiba-tiba Nasdem berkoalisi dengan Golkar, berkoalisi dengan PKS, mengusung Anies-Airlangga (Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto) misalnya. Atau Anies-Gatot. Airlangga tiba-tiba 'menculik' Golkar menjadi Airlangga-Ganjatr atau Ganjar-Airlangga."
Baca juga: 5 Politisi Senayan Ini Berpeluang Menjadi Pesaing Anies Baswedan
Refly pun kembali berharap agar presidential threshold dihapuskan biar politik fair. "Saya membayangkan semuanya bisa dapat tiket," ujarnya.
Karena itulah, kata Refly, Nasdem sepertinya mulai melirik alternatif lain. Ada skenario Nasdem memunculkan Anies Baswedan misalnya sebagai calon presiden dan menggandeng partai-partai tertentu. "Yang namanya politik itu dinamis. Tiba-tiba Nasdem berkoalisi dengan Golkar, berkoalisi dengan PKS, mengusung Anies-Airlangga (Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto) misalnya. Atau Anies-Gatot. Airlangga tiba-tiba 'menculik' Golkar menjadi Airlangga-Ganjatr atau Ganjar-Airlangga."
Baca juga: 5 Politisi Senayan Ini Berpeluang Menjadi Pesaing Anies Baswedan
Refly pun kembali berharap agar presidential threshold dihapuskan biar politik fair. "Saya membayangkan semuanya bisa dapat tiket," ujarnya.
(zik)
Lihat Juga :