Megawati hingga Gus Miftah Hadiri Harlah NU ke-95 yang Dirayakan PDIP
Minggu, 31 Januari 2021 - 13:46 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Hamka Haq, acara itu akan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan covid-19. Peserta yang hadir fisik dibatasi dan wajib melewati proses rapid antigen yang sudah disiapkan.
Acara tersebut akan dilaksanakan secara virtual kepada publik dan pengurus partai se-Indonesia, sebagai bentuk mengedepankan protokol kesehatan. Yakni melalui Channel YouTube dan live di Facebook PDI Perjuangan.
Dijelaskan Hamka, Gus Miftah yang dikenal sebagai dai milenial dan dekat dengan kaum Wong Cilik, akan memandu jalannya dialog. Adapun yang dibahas mengenai hubungan Bapak Bangsa dan Proklamator Indonesia Bung Karno dengan NU itu sendiri.
"Dalam peringatan Harlah NU ke-95 itu, Gus Miftah akan memandu jalannya dialog tentang hubungan Bung Karno dan NU, PDI Perjuangan dan NU, kaum muda NU dan PDI Perjuangan, PDI Perjuangan rumah kebangsaan, dengan kader-kader PDI Perjuangan yang juga kader-kader NU," ungkap Hamka Haq.
Ketua DPP PDI Perjuangan ini juga menyampaikan, Harlah NU yang digelar partainya juga akan menampilkan kesenian dan budaya nusantara sebagai bagian dari dakwah Islam yang ramah dan moderat.
Acara tersebut akan dilaksanakan secara virtual kepada publik dan pengurus partai se-Indonesia, sebagai bentuk mengedepankan protokol kesehatan. Yakni melalui Channel YouTube dan live di Facebook PDI Perjuangan.
Dijelaskan Hamka, Gus Miftah yang dikenal sebagai dai milenial dan dekat dengan kaum Wong Cilik, akan memandu jalannya dialog. Adapun yang dibahas mengenai hubungan Bapak Bangsa dan Proklamator Indonesia Bung Karno dengan NU itu sendiri.
"Dalam peringatan Harlah NU ke-95 itu, Gus Miftah akan memandu jalannya dialog tentang hubungan Bung Karno dan NU, PDI Perjuangan dan NU, kaum muda NU dan PDI Perjuangan, PDI Perjuangan rumah kebangsaan, dengan kader-kader PDI Perjuangan yang juga kader-kader NU," ungkap Hamka Haq.
Ketua DPP PDI Perjuangan ini juga menyampaikan, Harlah NU yang digelar partainya juga akan menampilkan kesenian dan budaya nusantara sebagai bagian dari dakwah Islam yang ramah dan moderat.
Lihat Juga :