Nganggur Setelah 2022? Ganjar-Anies-Ridwan Perlu Ini Agar Bisa Manggung di 2024

Jum'at, 29 Januari 2021 - 10:30 WIB
loading...
Nganggur Setelah 2022?...
Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Ridwan Kamil tetap bekesempatan eksis bila Pilkada 2022 benar diundur pada 2024. Foto/ist
A A A
JAKARTA - PDIP mengusulkan agar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang seharusnya digelar pada 2022 dan 2023 diundur menjadi tahun 2024. Bila usulan ini diterima, sejumlah nama potensial dalam bursa calon presiden 2024 terancam tidak punya panggung politik.

Sebut saja nama Gubernur Jawa Barat Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Masa jabatan ketiga nama dengan angka elektablitas moncer ini bakal berakhir pada 2022.

Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab menilai kepala daerah yang terjaring survei sebagai kandidat calon presiden dan wakil presiden 2024 tetap memiliki elektabilitas bagus.

(Baca: Pilkada Serentak Dilaksanakan 2024, Anies Kehilangan Panggung Popularitas 2 Tahun)

Menurut Fadhli, kepala daerah tersebut dapat mempertahankan tingkat kepopuleran dan keterpilihan mereka walaupun harus 'menganggur' satu sampai dua tahun karena masa jabatan yang telah habis.

"Mereka (kepala daerah) bisa tetap mempertahankan elektabilitas, karena persepsi di masyarakat sudah terbentuk sebagai kandidat capres dan cawapres," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Jumat (29/1/2021).

Analis politik asal UIN Jakarta itu berpendapat, untuk tetap eksis kepala daerah yang menganggur harus bisa menjaga citra baik mereka. Karenanya, Anies, Ridwan dan Ganjar harus memiliki legacy yang bisa dikenang masyarakat. "Pertama mereka harus bisa meninggalkan kenang-kenangan bagi masyarakat (legacy) yang terus melekat di hati," ujarnya.

(Baca: Alasan PDIP Kenapa Pilkada Serentak Dilaksanakan 2024)

Selanjut kata Fadhli, mereka harus terus menjaga reputasi dan dukungan elit partai politik, tentu juga arus bawah (grassroot) dengan cara membentuk wadah pendukung. "Menjaga reputasi dan membangun representasi di berbagai tingkatan: memiliki jaringan di berbagai lini birokrasi, elit parpol dan grassroot," terangnya.

Terakhir, tambah Fadhli modal kapital. Menurutnya, untuk menggerakan mesin politik perlu modal kapital yang besar. Untuk itu, kepala daerah harus memiliki itu.

"Kapital juga sangat penting. Mereka harus memiliki modal ini untuk dapat terus menjaga eksistensi minimal sampai resmi menjadi calon presiden dan wakil presiden," pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Rekomendasi
Siap Pelihatkan Pabriknya...
Siap Pelihatkan Pabriknya di China, QJMotor Hadir di PRJ 2026
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Berita Terkini
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Infografis
Putusan MK Buka Berpeluang...
Putusan MK Buka Berpeluang PDIP Usung Anies di Pilgub Jakarta 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved