Panglima TNI: Kehadiran Nakes TNI di Tengah Pandemi Covid-19 Sangat Krusial
Kamis, 28 Januari 2021 - 15:11 WIB
loading...
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, melantik dan mengambil sumpah 164 Perwira Prajurit Karier TNI khusus Tenaga Kasehatan 2021. Foto/Puspen TNI
A
A
A
JAKARTA - Kehadiran tenaga kesehatan (Nakes) TNI di tengah pandemi Covid-19 sangat krusial karena pandemi ini telah membuat disrupsi yang dampaknya belum pernah dirasakan sebelumnya. Salah satu aspek yang terdampak paling besar adalah pelayanan kesehatan.
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, saat melantik dan mengambil sumpah 164 Perwira Prajurit Karier TNI khusus Tenaga Kasehatan 2021 terdiri dari 100 personel TNI AD, 42 personel TNI AL dan 22 personel TNI AU yang dilaksanakan secara virtual di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Baca juga: Tenaga Kesehatan dan TNI/Polri, Penerima Vaksin Pertama Kali
“Sejak awal tenaga kesehatan TNI sudah berperan sebagai ujung tombak dalam penanganan pandemi Covid-19, dan perlu diperkuat oleh tenaga kesehatan TNI di 109 Rumah Sakit TNI serta beberapa fasilitas kesehatan penanganan pasien Covid-19 lainnya,” ujarnya. Baca juga: Pemerintah Distribusikan 1,8 Juta Vaksin COVID-19 Tahap Dua untuk 900.000 Nakes
Menurutnya, di tengah berbagai kesulitan di awal 2021 memberi harapan baru dengan kehadiran vaksin Covid-19, program vaksinasi nasional juga memerlukan partisipasi dan sinergi semua pihak agar hasilnya optimal. “Di sinilah peran tenaga kesehatan kembali dibutuhkan agar program ini dapat berjalan sesuai rencana, sebagai bentuk kontribusi nyata TNI dalam menyukseskan program Nasional ini maka 164 perwira Prajurit Karir TNI khusus Tenaga Kesehatan saya lantik menjadi Perwira pada hari ini,” ucap Panglima TNI.
“Prasetya Perwira atau pelantikan Perwira merupakan pintu gerbang menuju medan tugas, sumpah untuk memenuhi kewajiban kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berarti para Perwira akan mempersembahkan yang terbaik dalam pengabdiannya,” ujarnya.
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, saat melantik dan mengambil sumpah 164 Perwira Prajurit Karier TNI khusus Tenaga Kasehatan 2021 terdiri dari 100 personel TNI AD, 42 personel TNI AL dan 22 personel TNI AU yang dilaksanakan secara virtual di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Baca juga: Tenaga Kesehatan dan TNI/Polri, Penerima Vaksin Pertama Kali
“Sejak awal tenaga kesehatan TNI sudah berperan sebagai ujung tombak dalam penanganan pandemi Covid-19, dan perlu diperkuat oleh tenaga kesehatan TNI di 109 Rumah Sakit TNI serta beberapa fasilitas kesehatan penanganan pasien Covid-19 lainnya,” ujarnya. Baca juga: Pemerintah Distribusikan 1,8 Juta Vaksin COVID-19 Tahap Dua untuk 900.000 Nakes
Menurutnya, di tengah berbagai kesulitan di awal 2021 memberi harapan baru dengan kehadiran vaksin Covid-19, program vaksinasi nasional juga memerlukan partisipasi dan sinergi semua pihak agar hasilnya optimal. “Di sinilah peran tenaga kesehatan kembali dibutuhkan agar program ini dapat berjalan sesuai rencana, sebagai bentuk kontribusi nyata TNI dalam menyukseskan program Nasional ini maka 164 perwira Prajurit Karir TNI khusus Tenaga Kesehatan saya lantik menjadi Perwira pada hari ini,” ucap Panglima TNI.
“Prasetya Perwira atau pelantikan Perwira merupakan pintu gerbang menuju medan tugas, sumpah untuk memenuhi kewajiban kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berarti para Perwira akan mempersembahkan yang terbaik dalam pengabdiannya,” ujarnya.
Lihat Juga :