BMKG Ungkap Daerah Berpotensi Banjir Pada Akhir Januari 2021
Sabtu, 23 Januari 2021 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
"Informasi potensi banjir kategori menengah hingga tinggi untuk 10 hari ke depan ini sebagai upaya mitigasi agar menjadi perhatian dan kewaspadaan bagi masyarakat terhadap potensi bencana banjir, longsor, dan banjir bandang," kata Deputi bidang Klimatologi BMKG, Herizal.
Selain itu, sambung Herizal, BMKG juga memprakirakan tinggi gelombang pada Periode 23-25 Januari 2021 adalah sebagai berikut Moderate Seas (1.25-2.5 m) diprediksi terjadi di Laut Natuna utara, Perairan utara Kepulauan Anambas-Kepulauan Natuna, Perairan utara Sabang, Perairan barat Pulau Simeulue-Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu hingga barat Lampung, Perairan selatan Jawa hingga Sumbawa, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Selat Bali-Lombok-Alas bagian Selatan Perairan Pulau Sawu-Kupang-Pulau Rote, Laut Sawu, Perairan Flores, Selat Makassar bagian selatan dan tengah, Perairan barat Sulawesi selatan, Perairan Kepulauan selayar-Kepulauan Sabalana. Baca juga: Tahun 2020 Sesar Lembang Tak Timbulkan Gempa Bumi, Ini Kewaspadaan BMKG
Kemudian, Laut Flores, Laut Banda, Perairan Kepulauan Letti-Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Kei-Kepulauan Aru, Laut Arafuru, Laut Sulawesi bagian timur dan tengah, Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Laut Maluku, Perairan utara dan timur Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua barat hingga Papua, Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua, Perairan selatan Kaimana, Perairan Amamapre-Agats bagian barat, Perairan barat Pulau Yos Sudarso. Untuk kategori tinggi gelombang Rough Seas (2.5-4.0 m): Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Pulau Sumba.
Selain itu, sambung Herizal, BMKG juga memprakirakan tinggi gelombang pada Periode 23-25 Januari 2021 adalah sebagai berikut Moderate Seas (1.25-2.5 m) diprediksi terjadi di Laut Natuna utara, Perairan utara Kepulauan Anambas-Kepulauan Natuna, Perairan utara Sabang, Perairan barat Pulau Simeulue-Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu hingga barat Lampung, Perairan selatan Jawa hingga Sumbawa, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Selat Bali-Lombok-Alas bagian Selatan Perairan Pulau Sawu-Kupang-Pulau Rote, Laut Sawu, Perairan Flores, Selat Makassar bagian selatan dan tengah, Perairan barat Sulawesi selatan, Perairan Kepulauan selayar-Kepulauan Sabalana. Baca juga: Tahun 2020 Sesar Lembang Tak Timbulkan Gempa Bumi, Ini Kewaspadaan BMKG
Kemudian, Laut Flores, Laut Banda, Perairan Kepulauan Letti-Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Kei-Kepulauan Aru, Laut Arafuru, Laut Sulawesi bagian timur dan tengah, Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Laut Maluku, Perairan utara dan timur Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua barat hingga Papua, Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua, Perairan selatan Kaimana, Perairan Amamapre-Agats bagian barat, Perairan barat Pulau Yos Sudarso. Untuk kategori tinggi gelombang Rough Seas (2.5-4.0 m): Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Pulau Sumba.
(kri)
Lihat Juga :