Tugas Berat Listyo Sigit sebagai Kapolri, Tarik Anggota dari Posisi Sipil
Sabtu, 23 Januari 2021 - 08:28 WIB
loading...
Salah satu tugas Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai kapolri adalah mengembalikan profesionalisme Polri agar dukungan legitimasi rakyat tumbuh kembali. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Center for Budjet Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi menyatakan, terpilihnya Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Kepolisian RI ( Kapolri ) memiliki banyak pekerjaan rumah (PR) berat yang harus dituntaskan.
Baca juga : Alat Perangnya Diborong UEA, AS Raup Rp324 Triliun
Menurut Uchok, pertama, polisi dianggap kurang professional di zaman pemerintah Jokowi ini. "Maka tugas kapolri harus mengembalikan professional polri di mata rakyat agar dukungan legitimasi rakyat tumbuh kembali," katanya saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (23/1/2021).
Baca juga : Sayang Seribu Sayang Mayweather vs Logan Paul Ditunda
Kedua, lanjut Uchok, saat pandemi COVID-19 dan ekonomi di Indonesia sedang tidak bagus, yang mengakibatkan banyak penganguran. Sehingga, polisi harus mengantisipasi keadaan seperti ini dengan cara tetap memberikan keamanan yang prima kepada masyarakat.
Baca juga: Kasus Tembak Mati 6 Anggota FPI, Fahri Hamzah Lihat Listyo Sigit Bawa Harapan
Baca juga: Lima Kapolda Ini Berpeluang Gantikan Posisi Listyo Sigit Jadi Kabareskrim
"Ketiga, kapolri baru saat ini harus fokus pada bidang keamanan daripada mengurusi politik. Untuk itu, sebaiknya anggota Polisi yang menduduki jabatan pada posisi sipil, ada baik ditarik ke Tronojoyo (mabes Polisi). Itu saja," kata mantan pendiri LSM Fitra ini.
Baca juga : Alat Perangnya Diborong UEA, AS Raup Rp324 Triliun
Menurut Uchok, pertama, polisi dianggap kurang professional di zaman pemerintah Jokowi ini. "Maka tugas kapolri harus mengembalikan professional polri di mata rakyat agar dukungan legitimasi rakyat tumbuh kembali," katanya saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (23/1/2021).
Baca juga : Sayang Seribu Sayang Mayweather vs Logan Paul Ditunda
Kedua, lanjut Uchok, saat pandemi COVID-19 dan ekonomi di Indonesia sedang tidak bagus, yang mengakibatkan banyak penganguran. Sehingga, polisi harus mengantisipasi keadaan seperti ini dengan cara tetap memberikan keamanan yang prima kepada masyarakat.
Baca juga: Kasus Tembak Mati 6 Anggota FPI, Fahri Hamzah Lihat Listyo Sigit Bawa Harapan
Baca juga: Lima Kapolda Ini Berpeluang Gantikan Posisi Listyo Sigit Jadi Kabareskrim
"Ketiga, kapolri baru saat ini harus fokus pada bidang keamanan daripada mengurusi politik. Untuk itu, sebaiknya anggota Polisi yang menduduki jabatan pada posisi sipil, ada baik ditarik ke Tronojoyo (mabes Polisi). Itu saja," kata mantan pendiri LSM Fitra ini.
Lihat Juga :