Bencana Alam Terjang Sejumlah Wilayah, Banser Terjunkan Ribuan Anggota
Selasa, 19 Januari 2021 - 15:40 WIB
loading...
Anggota Banser membantu distribusi logistik untuk pengungsi korban gempa bumi di Majene, Sulbar. Foto/Dok Banser
A
A
A
JAKARTA - Bencana alam yang tak henti melanda sejumlah wilayah di Indonesia sejak awal Januari lalu hingga saat ini membangkitkan rasa keprihatinan dan kepedulian banyak pihak. Aksi kepedulian antara lain dilakukan Barisan Ansor Serbaguna ( Banser ) yang menerjunkan ribuan anggotanya ke berbagai lokasi bencana seperti gempa bumi, banjir, longsor, dan erupsi gunung berapi.
Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Moh Haerul Amri mengatakan, para anggota Banser antara lain diterjunkan di lokasi gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Majene Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Tim relawan yang tergabung dalam Banser Tanggap Bencana (Bagana) tersebut langsung diterjunkan sejak gempa bumi berkekuatan 5,9 Skala Richter (SR) yang melanda wilayah Majene pada Kamis (14/1/2021). Baca juga: Polda Jatim Kirim 25.165 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Kalsel dan Sulbar
Timbulnya banyak korban berikut kerusakan wilayah yang parah akibat gempa susulan berkekuatan 6,2 SR pada Jumat (15/1/2021) dini hari, membuat jumlah personel Bagana yang diterjunkan juga ditambah. Selain dari Majene, beberapa anggota Banser dari wilayah terdekat juga didatangkan.
“Kita sangat prihatin dengan musibah ini. Dan sesuai arahan langsung Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, kita terpanggil dengan menerjunkan para anggota untuk membantu saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Haerul Amri dalam keterangan tertulis, Selasa (19/1/2021).
Selain musibah gempa bumi, aksi Bagana juga dilakukan pada warga yang terdampak banjir seperti di Provinsi Kalimantan Selatan; Desa Kuala Selat. Kabupaten Indragiri Hilir (Riau), Desa Sumberejo, Kecamatan Bonang Kabupaten Demak; Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati Kabupaten Kudus, Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali; Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes (Jawa Tengah) dan di Kecamatan Leles, Agrabinta, Cijati Kabupaten Cianjur (Jawa Barat) dan musibah di Kabupaten Sumedang
Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Moh Haerul Amri mengatakan, para anggota Banser antara lain diterjunkan di lokasi gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Majene Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Tim relawan yang tergabung dalam Banser Tanggap Bencana (Bagana) tersebut langsung diterjunkan sejak gempa bumi berkekuatan 5,9 Skala Richter (SR) yang melanda wilayah Majene pada Kamis (14/1/2021). Baca juga: Polda Jatim Kirim 25.165 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Kalsel dan Sulbar
Timbulnya banyak korban berikut kerusakan wilayah yang parah akibat gempa susulan berkekuatan 6,2 SR pada Jumat (15/1/2021) dini hari, membuat jumlah personel Bagana yang diterjunkan juga ditambah. Selain dari Majene, beberapa anggota Banser dari wilayah terdekat juga didatangkan.
“Kita sangat prihatin dengan musibah ini. Dan sesuai arahan langsung Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, kita terpanggil dengan menerjunkan para anggota untuk membantu saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Haerul Amri dalam keterangan tertulis, Selasa (19/1/2021).
Selain musibah gempa bumi, aksi Bagana juga dilakukan pada warga yang terdampak banjir seperti di Provinsi Kalimantan Selatan; Desa Kuala Selat. Kabupaten Indragiri Hilir (Riau), Desa Sumberejo, Kecamatan Bonang Kabupaten Demak; Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati Kabupaten Kudus, Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali; Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes (Jawa Tengah) dan di Kecamatan Leles, Agrabinta, Cijati Kabupaten Cianjur (Jawa Barat) dan musibah di Kabupaten Sumedang
Lihat Juga :