Komisi di DPR Diminta Gelar Rapat Gabungan Kebut Produksi Vaksin Merah Putih
Selasa, 19 Januari 2021 - 14:43 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut dia mengatakan, pengadaan vaksin tidak boleh dimonopoli oleh satu produk dengan harga yang tak terkendali. Dia menilai potensi pasar vaksin jangan hanya dinikmati oleh berbagai produk impor yang menyedot devisa negara.
Untuk itu perlu intervensi negara untuk mendorong riset dan produksi vaksin Merah Putih. "Ini penting agar kita tidak sekadar menjadi negara pengguna dan pembeli, tetapi menjadi negara pembuat, yang berbasis keunggulan para innovator handal nasional. Kita bisa," pungkasnya.
Diketahui, dalam Raker bersama Komisi VII DPR, Menristek Bambang Brodjonegoro menyatakan ada 11 platform riset vaksin Merah Putih oleh 6 lembaga riset yakni LBM Eijkman, LIPI, UI, ITB, Unair, dan UGM. Yang tercepat, LBM Eijkman menjadwakan uji klinis tahap 1-3 bersama BUMN Bio Farma pada buan Juli-Desember 2021 dan target memperoleh izin BPOM dan diproduksi massal pada bulan Januari 2022. Baca juga: Bio Farma Produksi Vaksin Merah Putih di Kuartal III-2021
Raker Komisi VII DPR dengan Menristek ditutup dengan kesepakatan akan segera menjadwalkan rapat gabungan komisi DPR untuk membahas percepatan riset dan produksi vaksin Merah Putih.
Untuk itu perlu intervensi negara untuk mendorong riset dan produksi vaksin Merah Putih. "Ini penting agar kita tidak sekadar menjadi negara pengguna dan pembeli, tetapi menjadi negara pembuat, yang berbasis keunggulan para innovator handal nasional. Kita bisa," pungkasnya.
Diketahui, dalam Raker bersama Komisi VII DPR, Menristek Bambang Brodjonegoro menyatakan ada 11 platform riset vaksin Merah Putih oleh 6 lembaga riset yakni LBM Eijkman, LIPI, UI, ITB, Unair, dan UGM. Yang tercepat, LBM Eijkman menjadwakan uji klinis tahap 1-3 bersama BUMN Bio Farma pada buan Juli-Desember 2021 dan target memperoleh izin BPOM dan diproduksi massal pada bulan Januari 2022. Baca juga: Bio Farma Produksi Vaksin Merah Putih di Kuartal III-2021
Raker Komisi VII DPR dengan Menristek ditutup dengan kesepakatan akan segera menjadwalkan rapat gabungan komisi DPR untuk membahas percepatan riset dan produksi vaksin Merah Putih.
(kri)
Lihat Juga :