Komisi IV DPR Minta Polisi Usut Masuknya Beras Murah Vietnam
Senin, 18 Januari 2021 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Dia menilai harga itu bakal terjun jika pasar dibanjiri beras impor murah. "Jadi jangan dulu buru-buru impor. Apalagi impor barang yang di sini banyak," katanya.
Sekadar diketahui, beras murah Vietnam membanjiri Pasar Induk Cipinang. Beras berjenis jasmine itu diimpor salah satunya oleh PT Sarinah. Menurut para pedagang, beras jasmine merupakan beras khusus yang dijual di atas Rp12.000 per kilogram. Tapi ketika dibuka karungnya, para pedagang menilai beras itu bukan beras khusus tapi beras biasa.
Soal itu, Dedi meminta agar polisi mengusut perkara masuknya beras murah asal Vietnam ke Pasar Induk Cipinang. "Kalau bertentangan dengan asas keadilan bagi petani proses hukum dong," kata Dedi.
Dia menilai polisi perlu mendalami dokumen perizinan impor beras tersebut. Menurut dia, seringkali izin impor itu kegiatannya tidak sesuai dengan tujuan utama. Baca juga: Dinilai Merugikan, Perpadi Minta Pemerintah Telusuri Beras Impor 300 Ton
"Seringkali ada muatan, ada boncengan. Kalau izin impornya untuk yang Rp 12 ribu, mungkin logis karena beras khusus dengan kualifikasi tertentu. Tapi kalau kemudian yang dikirim adalah beras yang Rp9 ribu, ya wasalam para pedagang di pasar," pungkasnya.
Sekadar diketahui, beras murah Vietnam membanjiri Pasar Induk Cipinang. Beras berjenis jasmine itu diimpor salah satunya oleh PT Sarinah. Menurut para pedagang, beras jasmine merupakan beras khusus yang dijual di atas Rp12.000 per kilogram. Tapi ketika dibuka karungnya, para pedagang menilai beras itu bukan beras khusus tapi beras biasa.
Soal itu, Dedi meminta agar polisi mengusut perkara masuknya beras murah asal Vietnam ke Pasar Induk Cipinang. "Kalau bertentangan dengan asas keadilan bagi petani proses hukum dong," kata Dedi.
Dia menilai polisi perlu mendalami dokumen perizinan impor beras tersebut. Menurut dia, seringkali izin impor itu kegiatannya tidak sesuai dengan tujuan utama. Baca juga: Dinilai Merugikan, Perpadi Minta Pemerintah Telusuri Beras Impor 300 Ton
"Seringkali ada muatan, ada boncengan. Kalau izin impornya untuk yang Rp 12 ribu, mungkin logis karena beras khusus dengan kualifikasi tertentu. Tapi kalau kemudian yang dikirim adalah beras yang Rp9 ribu, ya wasalam para pedagang di pasar," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :