KPK Dalami Percakapan Pengurusan Izin Ekspor Benur di KKP

Sabtu, 16 Januari 2021 - 23:01 WIB
loading...
KPK Dalami Percakapan...
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo usai diperiksa KPK dalam kasus korupsi izin ekspor benih lobster atau benur. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) menduga ada sejumlah pihak di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang melakukan komunikasi untuk pengurusan izin ekspor benih lobster (benur).

Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri menyatakan, penyidik telah mengantongi sejumlah bukti terkait kasus dugaan suap pengurusan izin di KKP dan pengiriman kargo benih lobster ke luar negeri melalui PT Aero Citra Kargo (ACK). Satu di antaranya, ujar Ali, bukti adanya komunikasi percakapan pengurusan izin benur oleh PT Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP) dengan pihak-pihak tertentu di KKP.

Baca juga : KPK Dalami Peran Tim Due Diligence KKP dan Pengemasan Benur

Guna kepentingan pendalaman hal tersebut, tutur Ali, penyidik telah memeriksa Manager Kapal PT DPPP Agus Kurniawanto sebagai saksi pada Jumat (15/1/2021). Pemeriksaan Agus, kata Ali, untuk tersangka Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan serta enam tersangka lainnya.

Baca juga: Suap Benur, KPK Usut Penerima Uang di Sejumlah Daerah dari Suharjito

"Saksi Agus Kurniawanto didalami pengetahuannya terkait adanya dugaan komunikasi percakapan khusus antara saksi dengan pihak-pihak tertentu di KKP dan teknis pengajuan perizinan ekspor benur di Kementerian Kelautan dan Perikanan," kata Ali saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (16/1/2021).

Jaksa penuntut umum yang menangani sejumlah perkara ini membeberkan, selain Agus Kurniawanto, penyidik juga telah memeriksa satu orang staf PT DPPP Adi Sutejo sebagai saksi pada Jumat yang sama. Untuk pemeriksaan Adi, penyidik lebih khusus mendalami terkait dengan pengajuan izin perusahaan tersebut.

"Terhadap saksi Adi Sutejo didalami pengetahuannya mengenai teknis pengajuan perizinan oleh PT DPP sebagai eksportir benur di daerah," kata Ali.

Baca juga: Susi Pudjiastuti Dukung Opini Megawati Soal Ekspor Benur

Dalam kasus dugaan suap ini, KPK telah menyita di antaranya uang tunai berjumlah sekitar Rp16 miliar, 5 mobil, dan 9 sepeda serta sejumlah barang mewah seperti tas, jam tangan, dan baju dengan merek ternama.

Secara keseluruhan, KPK telah menetapkan tujuh orang tersangka dan telah ditahan. Satu orang pemberi suap yakni pemilik sekaligus Direktur PT DPPP Suharjito. Berikutnya ada enam orang sebagai tersangka penerima suap.

Mereka yakni, pertama, Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan. Kedua, Staf Khusus Menteri KKP sekaligus Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (due diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster KKP Andreau Pribadi Misata.

Ketiga, Staf Khusus Menteri KKP sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (due diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster KKP Safri. Keempat, sekretaris pribadi Edhy Prabowo sekaligus pemegang PT Aero Citra Kargo (ACK) Amril Mukminin. Kelima, Ainul Faqih selaku staf Iis Rosyati Dewi (istri Edhy Prabowo). Keenam, pengurus PT ACK Siswadi.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
Rekomendasi
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved