Tim DVI Berhasil Identifikasi Jenazah Pramugari Sriwijaya Air

loading...
Tim DVI Berhasil Identifikasi Jenazah Pramugari Sriwijaya Air
Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri menggelar konferensi pers tentang identifikasi korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Foto/SINDOnews/Okto Rizky Alpino
JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri berhasil mengidentifikasi lima k orban Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Sabtu 9 Januari lalu.

Salah korban yang berhasil teridentifikasi pada Jumat (15/1/2021) atas nama Isti Yudha Prastika berusia 34 tahun.

"Pada hari ini kami berhasil identifikasi jenazah yang jadi korban kecelakaan pesawat, di mana tim kami dari Pusinafis identifikasi dari kantong jenazah nomor lebel terakhir 194, hasil identifikasi itu bernama saudara Isti Yudha Prastika, juga terdaftar di dalam manifes nomor 33," ungkap Kombes Pol Jefri dari Pusat Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Pusinafis) di RS Polri, Jumat (15/1/2021) malam.

Merujuk data yang diperoleh, Isti lahir di Jakarta, 21 Juni 1986. Dia tinggal di Renijaya Blok a 3/11 RT 1 RW 6, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan.



"Isti lahir di Jakarta 21 Juni 1986, perempuan, islam, alamat Renijaya Blok a 3/11 RT 1 RW 6 Kecamatan Pamulang, Banten. Pekerjaan karyawan swasta, status sudah menikah," tuturnya.Baca juga: 34 Orang Meninggal Akibat Gempa Majene 6,2 SR

Hingga Jumat (15/1/2021) pukul 17.00 WIB, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah berhasil mengidentifikasi 17 jenazah melalui data antemorten dan posmortem.

Tujuh belas korban yang sudah teridentifikasi antara lain Okky Bisma, Fadly Satrianto, Khasanah, Asy Habul Yamin, Indah Halimah Putri, Agus Minarni, Ricko, Ihsan Adhlan Hakim, Supianto, Pipit Piyono, Mia Tresetyani, Yohanes Suherdi, Toni Ismail, Isti Yudha Prastika, Dinda Amelia, Putri Wahyuni dan Rahmawati. (Baca juga: 2 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 Teridentifikasi melalui DNA, Ricko dan Pipit Piyono)
(dam)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top