23 Kasus Baru, Total 2.798 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri
Jum'at, 15 Januari 2021 - 09:11 WIB
loading...
Data WNI Covid-19 di luar negeri hingga 15 Januari 2021. Foto/@Kemlu_RI
A
A
A
JAKARTA - Kasus virus Corona (Covid-19) yang menginfeksi warga negara Indonesia ( WNI ) di luar negeri terus meningkat. Berdasarkan data terbaru Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang diumumkan hari ini, Jumat (15/1/2021), tercatat 23 orang lagi yang dinyatakan positif Covid-19 .
"Tambahan WNI terkonfirmasi COVID19 di Amerika Serikat, Inggris, Korea Selatan & Mesir. Total WNI terkonfirmasi di luar negeri adalah 2.798," sebut Kemlu melalui akun Twitter @Kemlu_RI.
Seiring dengan perkembangan tersebut, WNI yang menjalani perawatan intensif juga meningkat. Saat ini yang tengah diisolasi sebanyak 680 orang.
Baca juga: Kasus COVID-19 Bertambah 11.557, Berikut Sebaran Kasus di 34 Provinsi
Laporan tersebut juga mengungkapkan adanya tambahan WNI yang sembuh sebanyak Sembilan orang di tiga negara. "Sembuh di Amerika Serikat, Inggris & Korea Selatan. Total 1.950 sembuh," imbuh Kemlu.
Sementara, jumlah kasus yang meninggal belum mengalami perubahan. Hingga saat ini, sudah ada 168 orang yang tutup usia karena terpapar Corona.
Baca juga: PKS Terbitkan Anjuran Vaksinasi Corona, Berikut Penjabarannya
Berikut sebaran kasus WNI Covid-19 di luar negeri:
Albania: 1 orang (stabil)
Aljazair: 12 orang (sembuh)
Amerika Serikat: 176 orang (123 sembuh, 29 stabil, 24 meninggal)
Arab Saudi: 270 orang (89 sembuh, 80 stabil, 101 meninggal)
Australia: 11 orang (10 sembuh, 1 stabil)
Austria: 3 orang (2 sembuh, 1 stabil)
Azerbaijan: 11 orang (4 sembuh, 7 stabil)
Bahama: 1 orang (sembuh)
Bahrain: 1 orang (stabil)
Bangladesh: 5 orang (sembuh)
Belanda: 19 orang (10 sembuh, 4 stabil, 5 meninggal)
Belgia: 11 orang (6 sembuh, 5 stabil)
Bosnia & Herzegovina: 3 orang (sembuh)
Brunei Darussalam: 7 orang (6 sembuh, 1 stabil)
Ceko: 7 orang (2 sembuh, 5 stabil)
Chile: 1 orang (stabil)
Denmark: 5 orang (2 sembuh, 3 stabil)
Ekuador: 1 orang (sembuh)
Ethiopia: 6 orang (sembuh)
Filipina: 33 orang (sembuh)
Finlandia: 3 orang (2 sembuh, 1 stabil)
Ghana: 1 orang (meninggal)
Hongaria: 22 orang (21 sembuh, 1 stabil)
Hong Kong: 137 orang (122 sembuh, 15 stabil)
India: 75 orang (sembuh)
Inggris: 91 orang (65 sembuh, 20 stabil, 6 meninggal)
Irlandia: 2 orang (sembuh)
Italia: 27 orang (22 sembuh, 5 stabil)
Jepang: 28 orang (2 sembuh, 26 stabil)
Jerman: 17 orang (7 sembuh, 8 stabil, 2 meninggal)
Kamboja: 5 orang (2 sembuh, 3 stabil)
Kanada: 10 orang (7 sembuh, 3 stabil)
Kazakhstan: 5 orang (3 sembuh, 2 stabil)
Korea Selatan: 114 orang (103 sembuh, 11 stabil)
Kuwait: 173 orang (164 sembuh, 4 stabil, 5 meninggal)
Lebanon: 1 orang (stabil)
Libya: 1 orang (meninggal)
Madagaskar: 1 orang (stabil)
Maladewa: 11 orang (9 sembuh, 1 stabil, 1 meninggal)
Makedonia Utara: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil)
Makau (RRT): 3 orang (sembuh)
Malaysia: 168 orang (52 sembuh, 114 stabil, 2 meninggal)
Meksiko: 3 orang (1 sembuh, 2 stabil)
Mesir: 30 orang (20 sembuh, 10 stabil)
Mozambique: 1 orang (stabil)
Myanmar: 2 orang (sembuh)
Namibia: 1 orang (sembuh)
Nigeria: 2 orang (sembuh)
Oman: 20 orang (2 sembuh, 18 stabil)
Pakistan: 34 orang (33 sembuh, 1 stabil)
Panama: 1 orang (stabil)
Perancis: 4 orang (3 sembuh, 1 stabil)
Polandia: 1 orang (stabil)
Portugal: 15 orang (stabil)
Qatar: 188 orang (173 sembuh, 14 stabil, 1 meninggal)
Rumania: 12 orang (9 sembuh, 3 stabil)
Rusia: 29 orang (sembuh)
Singapura: 281 orang (222 sembuh, 57 stabil, 2 meninggal)
Serbia: 2 orang (stabil)
Slovenia: 2 orang (sembuh)
Spanyol: 24 orang (13 sembuh, 10 stabil, 1 meninggal)
Sudan: 21 orang (sembuh)
Suriah: 37 orang (35 sembuh, 2 stabil)
Suriname: 3 orang (sembuh)
Swedia: 1 orang (stabil)
Swiss: 3 orang (stabil)
Taiwan: 143 orang (26 sembuh, 117 stabil)
Thailand: 3 orang (1 sembuh, 2 stabil)
Timor Leste: 3 orang (1 sembuh, 2 stabil)
Tunisia: 14 orang (stabil)
Turki: 72 orang (59 sembuh, 10 stabil, 3 meninggal)
UEA: 93 orang (74 sembuh, 14 stabil, 5 meninggal)
Uzbekistan: 19 orang (18 sembuh, 1 meninggal)
Vatikan: 23 orang (21 sembuh, 2 stabil)
Vietnam: 1 orang (stabil)
Yordania: 30 orang (11 sembuh, 18 stabil, 1 meninggal)
Kapal pesiar: 185 orang (179 sembuh, 6 meninggal).
"Tambahan WNI terkonfirmasi COVID19 di Amerika Serikat, Inggris, Korea Selatan & Mesir. Total WNI terkonfirmasi di luar negeri adalah 2.798," sebut Kemlu melalui akun Twitter @Kemlu_RI.
Seiring dengan perkembangan tersebut, WNI yang menjalani perawatan intensif juga meningkat. Saat ini yang tengah diisolasi sebanyak 680 orang.
Baca juga: Kasus COVID-19 Bertambah 11.557, Berikut Sebaran Kasus di 34 Provinsi
Laporan tersebut juga mengungkapkan adanya tambahan WNI yang sembuh sebanyak Sembilan orang di tiga negara. "Sembuh di Amerika Serikat, Inggris & Korea Selatan. Total 1.950 sembuh," imbuh Kemlu.
Sementara, jumlah kasus yang meninggal belum mengalami perubahan. Hingga saat ini, sudah ada 168 orang yang tutup usia karena terpapar Corona.
Baca juga: PKS Terbitkan Anjuran Vaksinasi Corona, Berikut Penjabarannya
Berikut sebaran kasus WNI Covid-19 di luar negeri:
Albania: 1 orang (stabil)
Aljazair: 12 orang (sembuh)
Amerika Serikat: 176 orang (123 sembuh, 29 stabil, 24 meninggal)
Arab Saudi: 270 orang (89 sembuh, 80 stabil, 101 meninggal)
Australia: 11 orang (10 sembuh, 1 stabil)
Austria: 3 orang (2 sembuh, 1 stabil)
Azerbaijan: 11 orang (4 sembuh, 7 stabil)
Bahama: 1 orang (sembuh)
Bahrain: 1 orang (stabil)
Bangladesh: 5 orang (sembuh)
Belanda: 19 orang (10 sembuh, 4 stabil, 5 meninggal)
Belgia: 11 orang (6 sembuh, 5 stabil)
Bosnia & Herzegovina: 3 orang (sembuh)
Brunei Darussalam: 7 orang (6 sembuh, 1 stabil)
Ceko: 7 orang (2 sembuh, 5 stabil)
Chile: 1 orang (stabil)
Denmark: 5 orang (2 sembuh, 3 stabil)
Ekuador: 1 orang (sembuh)
Ethiopia: 6 orang (sembuh)
Filipina: 33 orang (sembuh)
Finlandia: 3 orang (2 sembuh, 1 stabil)
Ghana: 1 orang (meninggal)
Hongaria: 22 orang (21 sembuh, 1 stabil)
Hong Kong: 137 orang (122 sembuh, 15 stabil)
India: 75 orang (sembuh)
Inggris: 91 orang (65 sembuh, 20 stabil, 6 meninggal)
Irlandia: 2 orang (sembuh)
Italia: 27 orang (22 sembuh, 5 stabil)
Jepang: 28 orang (2 sembuh, 26 stabil)
Jerman: 17 orang (7 sembuh, 8 stabil, 2 meninggal)
Kamboja: 5 orang (2 sembuh, 3 stabil)
Kanada: 10 orang (7 sembuh, 3 stabil)
Kazakhstan: 5 orang (3 sembuh, 2 stabil)
Korea Selatan: 114 orang (103 sembuh, 11 stabil)
Kuwait: 173 orang (164 sembuh, 4 stabil, 5 meninggal)
Lebanon: 1 orang (stabil)
Libya: 1 orang (meninggal)
Madagaskar: 1 orang (stabil)
Maladewa: 11 orang (9 sembuh, 1 stabil, 1 meninggal)
Makedonia Utara: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil)
Makau (RRT): 3 orang (sembuh)
Malaysia: 168 orang (52 sembuh, 114 stabil, 2 meninggal)
Meksiko: 3 orang (1 sembuh, 2 stabil)
Mesir: 30 orang (20 sembuh, 10 stabil)
Mozambique: 1 orang (stabil)
Myanmar: 2 orang (sembuh)
Namibia: 1 orang (sembuh)
Nigeria: 2 orang (sembuh)
Oman: 20 orang (2 sembuh, 18 stabil)
Pakistan: 34 orang (33 sembuh, 1 stabil)
Panama: 1 orang (stabil)
Perancis: 4 orang (3 sembuh, 1 stabil)
Polandia: 1 orang (stabil)
Portugal: 15 orang (stabil)
Qatar: 188 orang (173 sembuh, 14 stabil, 1 meninggal)
Rumania: 12 orang (9 sembuh, 3 stabil)
Rusia: 29 orang (sembuh)
Singapura: 281 orang (222 sembuh, 57 stabil, 2 meninggal)
Serbia: 2 orang (stabil)
Slovenia: 2 orang (sembuh)
Spanyol: 24 orang (13 sembuh, 10 stabil, 1 meninggal)
Sudan: 21 orang (sembuh)
Suriah: 37 orang (35 sembuh, 2 stabil)
Suriname: 3 orang (sembuh)
Swedia: 1 orang (stabil)
Swiss: 3 orang (stabil)
Taiwan: 143 orang (26 sembuh, 117 stabil)
Thailand: 3 orang (1 sembuh, 2 stabil)
Timor Leste: 3 orang (1 sembuh, 2 stabil)
Tunisia: 14 orang (stabil)
Turki: 72 orang (59 sembuh, 10 stabil, 3 meninggal)
UEA: 93 orang (74 sembuh, 14 stabil, 5 meninggal)
Uzbekistan: 19 orang (18 sembuh, 1 meninggal)
Vatikan: 23 orang (21 sembuh, 2 stabil)
Vietnam: 1 orang (stabil)
Yordania: 30 orang (11 sembuh, 18 stabil, 1 meninggal)
Kapal pesiar: 185 orang (179 sembuh, 6 meninggal).
(zik)
Lihat Juga :