Kelayakan Terbang Pesawat Sriwijaya SJ-182 Dipertanyakan, Ini Kata Mantan Menhub

Rabu, 13 Januari 2021 - 14:42 WIB
loading...
Kelayakan Terbang Pesawat...
Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak menimbulkan pertanyaan mengenai pola pengawasan terhadap maskapai dan kelayakan terbang pesawat. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak menimbulkan pertanyaan mengenai pola pengawasan terhadap maskapai dan kelayakan terbang pesawat. Selain itu, usia pesawat yang telah uzur membuat publik khawatir.

Pengamat Penerbangan, Ziva Narendra Arifin mengatakan selama program perawatan dilakukan rutin, penggantian suku cadang, dan operator mematuhi guideline dengan baik, semestinya isu mengenai keandalan pesawat tidak dipertanyakan. Baca juga: Jasa Raharja Cairkan Lagi Santunan untuk Keluarga Korban Pesawat Sriwijaya Air

Sementara, mantan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Mulyawan Suyitno mengatakan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Udara (Ditjen Hubud Kemenhub) melakukan pemeriksaan secara reguler setiap tahun terhadap pesawat-pesawat yang beroperasi di Indonesia.

“Kalau memenuhi syarat, sertifikat airworthiness (kelayakan terbang) tetap diperpanjang. Misalnya, ada overhaul atau reparasi harus disahkan Dirjen Hubud. Lalu, kalau ada perubahan-perubahan dan modifikasi harus disahkan (juga),” ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Rabu (13/1/2021).

Budi menerangkan Ditjen Hubud juga melakukan pemeriksaan dadakan terhadap kondisi pesawat. “Supaya (melihat) langsung di bandara, tempat parkir, atau ketika pesawat baru landing. Itu kondisi nyata (pesawat) akan kelihatan,” tuturnya.

Dia menjelaskan pemeriksaan itu berbasis pada log book perawatan dan operasional. Log perawatan diisi oleh mekanik dan log book operasional itu diisi oleh pilot. Budi mengungkapkan khusus pesawat tua ada tambahan pengawasan, yakni terkait integrasi struktur.

Struktur pesawat itu, menurutnya, harus dijaga agar tidak mengalami kelelahan metal. Kemudian, ada juga program untuk menangani korosi, yakni corrosion prevention control programme (CPCP). Baca juga: Gelombang Tinggi, Basarnas Hentikan Sementara Pencarian Korban Sriwijaya Air

“Pesawat-pesawat tua itu sebenarnya banyak mengandung kerusakan-kerusakan yang tersembunyi. Jadi kalau (ada) yang mengatakan asal dirawat enggak apa-apa. Iya, tapi perawat pun enggak tahu kerusakan sebenarnya dimana. Makanya, makin banyak yang tersembunyi,” tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tragedi Jatuhnya Sriwijaya...
Tragedi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182, Dirut Maskapai Janji Jawab Tuntutan Keluarga Korban
6 Penyebab Jatuhnya...
6 Penyebab Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182 di Perairan Kepulauan Seribu
KNKT Ungkap Penyebab...
KNKT Ungkap Penyebab Sriwijaya Air SJ 182: Sistem Otomatis Kemudi Tak Berfungsi
Sriwijaya Air SJ-182...
Sriwijaya Air SJ-182 Sempat Diminta Berhenti di Ketinggian 11.000 Kaki Sebelum Jatuh
KNKT: Ada Gangguan Sistem...
KNKT: Ada Gangguan Sistem Mekanikal saat Kecelakaan Sriwijaya SJ-182
16 Keluarga Korban Sriwijaya...
16 Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ-182 Menggugat Boeing di Pengadilan AS
Hampir 2 Tahun, Keluarga...
Hampir 2 Tahun, Keluarga Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Belum juga Terima Santunan
Buntut Insiden SJ-182,...
Buntut Insiden SJ-182, FAA Minta Boeing Periksa Semua Pesawat 737
Rekaman Percakapan Pesawat...
Rekaman Percakapan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Berdurasi 2 Jam
Rekomendasi
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Berita Terkini
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved