Jaga Ketahanan Pangan saat Pandemi, Jokowi Harap Food State Selesai Tahun Ini
Senin, 11 Januari 2021 - 16:43 WIB
loading...
A
A
A
Dihadapan Jokowi dan beberapa Menteri serta tamu undagan baik offline maupun online yang hadir dalam Rakernas yang bertema “Memperkuat peran sektor pertanian dalam menopang pertumbuhan ekonomi di tengah Pandemi Covid -19 “, Mentan menyampaikan beberapa hal terkait laporan Pembangunan Pertanian Tahun 2021.
Mentan mengungkapkan Kementan telah menetapkan arah kebijakan yaitu pertanian Maju Mandiri Modern, sehingga arah kebijakan tersebut menjadi pedoman dalam bertindak cerdas cepat dan tepat bagi seluruh jajaran Kementan. Membangun pertanian yang maju, mandiri dan modern kian tertantang kala wabah corona masuk ke Indonesia, dan menghantam perekonomian dunia termasuk Indonesia. Untuk itu dalam rangka mencapai ketahanan pangan, nilai tambah dan ekspor yang pertama harus dilakukan adalah meningkatkan produkivitas kemudian melakukan program pendukung yang telah diformat dengan 5 cara bertindak (CB) sesuai arahan Presiden Joko Widodo.
“Cara bertindak yang kami lakukan meliputi peningkatkan kapasitas dan produksi, diversifikasi pangan, penguatan cadangan atau lumbung pangan, penerapan pertanian modern atau modernisasi pertanian serta peningkatan ekspor pertanian melalui Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks), “ ujarnya.
Lebih lanjut Mentan mengungkapkan dalam menindaklanjuti arahan Presiden, Kementerian Pertanian telah melakukan upaya terobosan melalui pengembangan kawasan pertanian skala luas (food estate) dan program koorporasi pertanian di enam provinsi serta melakukan perluasan areal tanam.
Mentan menambahkan dirinya beserta seluruh jajaran Kementerian Pertanian siap menjalankan tugas dan bekerja keras di lapangan dan menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung dalam pembanguanan pertanian. “Kami terus meminta arahan dan perintah dari Presiden RI, untuk menjalankan tugas kami. Dukungan dan kerja sama dari pemerintah daerah baik itu gubernur maupun bupati serta para Menteri yang lainya sangat luar biasa bagi kami, “ ujar mentan
Mentan mengungkapkan Kementan telah menetapkan arah kebijakan yaitu pertanian Maju Mandiri Modern, sehingga arah kebijakan tersebut menjadi pedoman dalam bertindak cerdas cepat dan tepat bagi seluruh jajaran Kementan. Membangun pertanian yang maju, mandiri dan modern kian tertantang kala wabah corona masuk ke Indonesia, dan menghantam perekonomian dunia termasuk Indonesia. Untuk itu dalam rangka mencapai ketahanan pangan, nilai tambah dan ekspor yang pertama harus dilakukan adalah meningkatkan produkivitas kemudian melakukan program pendukung yang telah diformat dengan 5 cara bertindak (CB) sesuai arahan Presiden Joko Widodo.
“Cara bertindak yang kami lakukan meliputi peningkatkan kapasitas dan produksi, diversifikasi pangan, penguatan cadangan atau lumbung pangan, penerapan pertanian modern atau modernisasi pertanian serta peningkatan ekspor pertanian melalui Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks), “ ujarnya.
Lebih lanjut Mentan mengungkapkan dalam menindaklanjuti arahan Presiden, Kementerian Pertanian telah melakukan upaya terobosan melalui pengembangan kawasan pertanian skala luas (food estate) dan program koorporasi pertanian di enam provinsi serta melakukan perluasan areal tanam.
Mentan menambahkan dirinya beserta seluruh jajaran Kementerian Pertanian siap menjalankan tugas dan bekerja keras di lapangan dan menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung dalam pembanguanan pertanian. “Kami terus meminta arahan dan perintah dari Presiden RI, untuk menjalankan tugas kami. Dukungan dan kerja sama dari pemerintah daerah baik itu gubernur maupun bupati serta para Menteri yang lainya sangat luar biasa bagi kami, “ ujar mentan
(cip)
Lihat Juga :