Peran Oposisi PKS, Demokrat dan PAN bak Pepatah Arab 'Wujuduhu Kaadamihi'
Senin, 11 Januari 2021 - 07:33 WIB
loading...
A
A
A
Akhirnya, Fadhli menilai secara umum bahwa tak ada parpol oposisi yang patut diperhitungkan oleh kekuasaan. Padahal, baik Demokrat, PKS maupun PAN dalam pemetaan politik hari ini telah dipersepsikan masyarakat sebagai kekuatan oposisi. (Baca juga: Prabowo-Sandi Mantap Dukung Jokowi, PKS Tetap Jadi Oposisi )
"Justru, saya melihat yang memerankan sebagai oposisi murni itu berada di luar kekuasaan atau gerakan ekstra parlementer dan civil society," tuturnya.
Di sisi lain, parpol oposisi seperti hanya mendompleng gerakan-gerakan ini biar terlihat eksistensinya oleh publik. Padahal faktanya tidak demikian.
(Baca juga : Cerita Dahlan Iskan, Batuk dan Defisit Vitamin D Setelah Positif COVID-19 )
"Buktinya yang ditangkap karena bersikap lantang terhadap kekuasaan para aktifis kampus, buruh, ormas dan LSM, politisi anteng-anteng aja," katanya.
"Justru, saya melihat yang memerankan sebagai oposisi murni itu berada di luar kekuasaan atau gerakan ekstra parlementer dan civil society," tuturnya.
Di sisi lain, parpol oposisi seperti hanya mendompleng gerakan-gerakan ini biar terlihat eksistensinya oleh publik. Padahal faktanya tidak demikian.
(Baca juga : Cerita Dahlan Iskan, Batuk dan Defisit Vitamin D Setelah Positif COVID-19 )
"Buktinya yang ditangkap karena bersikap lantang terhadap kekuasaan para aktifis kampus, buruh, ormas dan LSM, politisi anteng-anteng aja," katanya.
(abd)
Lihat Juga :