Ingat Pesan Bung Karno, Megawati Terisak di HUT ke-48 PDIP
Minggu, 10 Januari 2021 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
Megawati menyatakan pesan ini sebenarnya pernah disampaikannya secara terbuka pada saat HUT ke-47 PDIP pada tahun lalu. Dia ingat bahwa sebulan setelah pernyataannya itu Indonesia diguncang virus COVID-19.
"Bukan hanya Indonesia, tetapi juga dunia. Dunia dipaksa untuk masuk pada sebuah peradaban baru, yang justru seharusnya membuka mata batin, pikiran, dan jiwa kita. Inilah saatnya kita untuk benar-benar, konsisten, dan sungguh-sungguh menjalankan Pancasila. Pancasila jangan menjadi jargon. Bangsa ini sangat butuh Pancasila diimplementasikan,” ucapnya.
Di saat krisis seperti ini, dia menekankan bahwa keimanan setiap manusia diuji di hadapan Allah SWT. Dia mengatakan manusia pun harus berjuang dengan ikhtiar dan tawakal dalam semangat persatuan.
"Hidupkan semangat kekeluargaan dan gotong royong, yang dipimpin oleh suatu kebijaksanaan, yang mengupayakan negara tetap dapat memelihara hidup dan penghidupan, yang sejahtera, tertib dan damai. Suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya. (Baca juga:HUT ke-48 PDIP, Megawati: Visi Misi NKRI Hanya Satu Pembukaan UUD 1945)
Dalam acara ini, seluruh kader di DPP, DPD, DPC, hingga ranting menyaksikan secara virtual. Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, dan jajaran Kabinet Indonesia Maju juga mengikuti acara tersebut.
"Bukan hanya Indonesia, tetapi juga dunia. Dunia dipaksa untuk masuk pada sebuah peradaban baru, yang justru seharusnya membuka mata batin, pikiran, dan jiwa kita. Inilah saatnya kita untuk benar-benar, konsisten, dan sungguh-sungguh menjalankan Pancasila. Pancasila jangan menjadi jargon. Bangsa ini sangat butuh Pancasila diimplementasikan,” ucapnya.
Di saat krisis seperti ini, dia menekankan bahwa keimanan setiap manusia diuji di hadapan Allah SWT. Dia mengatakan manusia pun harus berjuang dengan ikhtiar dan tawakal dalam semangat persatuan.
"Hidupkan semangat kekeluargaan dan gotong royong, yang dipimpin oleh suatu kebijaksanaan, yang mengupayakan negara tetap dapat memelihara hidup dan penghidupan, yang sejahtera, tertib dan damai. Suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya. (Baca juga:HUT ke-48 PDIP, Megawati: Visi Misi NKRI Hanya Satu Pembukaan UUD 1945)
Dalam acara ini, seluruh kader di DPP, DPD, DPC, hingga ranting menyaksikan secara virtual. Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, dan jajaran Kabinet Indonesia Maju juga mengikuti acara tersebut.
(kri)
Lihat Juga :