Sahabat Kenang Sosok Mulyadi, Eks Ketum HMI Korban Tragedi Sriwijaya Air
Minggu, 10 Januari 2021 - 13:20 WIB
loading...
A
A
A
Di tempat yang lain, kata dia, Mulyadi mendirikan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) untuk memastikan kemenangan Jokowi periode kedua berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin. Berpasangan dengan Ketua Umum MUI, setelah sebelumnya dengan Ketua Umum DMI.
"Begitulah beberapa cerita, dari jutaan cerita lain bersama Mas Mul dalam kehidupan organisasi HMI maupun kehidupan pribadinya. Beliau adalah sosok yang tenang, tegas, sangat baik, pengayom bagi adik-adiknya," tuturnya.
Sejak malam tadi mewakili keluarga di Sintang-Kalbar, Arief ikut memastikan kabar penumpang di Crisis Center, Terminal 2D Soekarno Hatta. Pagi ini, Arief mendatangi Posko Pencarian, Dermaga JICT Pelabuhan Tanjung Priok menunggu kabar dan menyaksikan puing-puing pesawat.
Di akhir tulisannya, Arief mengaku ingin mengingatkan diri juga mungkin berguna untuk mereka yang telah ditempa dan dibesarkan Himpunan Mahasiswa Islam. "Mas Mul selalu berbinar-binar dan penuh semangat ketika menjelaskan keduanya," ujarnya.
Pertama, Mulyadi sangat ingin ada dana abadi perkaderan untuk Himpunan Mahasiswa Islam. Mimpi ini yang membuat beberapa dari Ketum PB HMI, Ketum Kohati PB HMI, hingga Ketua BPL PB HMI berkumpul membentuk Yayasan Perkaderan Insan Cita, Mas Mul sendiri sebagai Ketua Yayasan.
Kedua, sambung dia, Mulyadi merindukan Kongres HMI yang padat gagasan dan melahirkan Satu Pemimpin dan Generasi Terbaik Umat dan Bangsa. Menolak segala macam budaya transaksional yang bisa merusak organisasi, yang telah banyak melahirkan pemimpin umat dan bangsa.
"Kita berdoa Mas Mul dan keluarga peroleh takdir terbaiknya, tercurah kebahagiaan dunia hingga akhirat. Sampai jumpa Mas Mul, Sekjen PB HMI 2013-2015 dan Ketum PB HMI 2016-2018," tuturnya.
"Begitulah beberapa cerita, dari jutaan cerita lain bersama Mas Mul dalam kehidupan organisasi HMI maupun kehidupan pribadinya. Beliau adalah sosok yang tenang, tegas, sangat baik, pengayom bagi adik-adiknya," tuturnya.
Sejak malam tadi mewakili keluarga di Sintang-Kalbar, Arief ikut memastikan kabar penumpang di Crisis Center, Terminal 2D Soekarno Hatta. Pagi ini, Arief mendatangi Posko Pencarian, Dermaga JICT Pelabuhan Tanjung Priok menunggu kabar dan menyaksikan puing-puing pesawat.
Di akhir tulisannya, Arief mengaku ingin mengingatkan diri juga mungkin berguna untuk mereka yang telah ditempa dan dibesarkan Himpunan Mahasiswa Islam. "Mas Mul selalu berbinar-binar dan penuh semangat ketika menjelaskan keduanya," ujarnya.
Pertama, Mulyadi sangat ingin ada dana abadi perkaderan untuk Himpunan Mahasiswa Islam. Mimpi ini yang membuat beberapa dari Ketum PB HMI, Ketum Kohati PB HMI, hingga Ketua BPL PB HMI berkumpul membentuk Yayasan Perkaderan Insan Cita, Mas Mul sendiri sebagai Ketua Yayasan.
Kedua, sambung dia, Mulyadi merindukan Kongres HMI yang padat gagasan dan melahirkan Satu Pemimpin dan Generasi Terbaik Umat dan Bangsa. Menolak segala macam budaya transaksional yang bisa merusak organisasi, yang telah banyak melahirkan pemimpin umat dan bangsa.
"Kita berdoa Mas Mul dan keluarga peroleh takdir terbaiknya, tercurah kebahagiaan dunia hingga akhirat. Sampai jumpa Mas Mul, Sekjen PB HMI 2013-2015 dan Ketum PB HMI 2016-2018," tuturnya.
(dam)
Lihat Juga :