Teror KKSB Meningkat, Mahasiswa Papua: Ada Upaya Gagalkan Otsus
Sabtu, 09 Januari 2021 - 15:17 WIB
loading...
A
A
A
Kedua peristiwa tersebut diduga bagian dari gerakan teror KKSB bersenjata yang berkomplot dengan gerakan politik Komite Nasional Papua Barat (KNPB) untuk menggagalkan sidang lanjutan pada 10-13 Januari 2021 mendatang. Karena sebelumnya KNPB dengan mengatasnamakan Petisi Rakyat Papua (PRP) mengajak masyarakat untuk melakukan aksi besar-besaran yang akan mengganggu keamanan. Diperkirakan mereka melakukan aksi mogok sipil nasional pada 10-13 Januari 2021 bersamaan dengan rencana pembahasan revisi UU Otsus Papua di Jakarta.
Seperti diketahui, pelaksanaan Otsus Papua sudah berdampak sangat baik dalam berkontribusi pada pembangunan di Papua, baik pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik. "Otsus sudah berjalan baik, namun, secara jujur perlu diakui bahwa dalam pelaksanaan tersebut masih ada kekurangan, khususnya transparansi pengelolaan keuangan otsus yang terkesan banyak menguap,” jelas Samuel Doko mahasiswa afirmasi Papua asal Boven Digul.
Samuel menjelaskan dari catatannya gerakan teror dan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh KKB dan KNPB dalam rangka posisi tawar politik pada isu-isu politik nasional maupun internasional justru semakin memperkeruh kondisi damai Papua. "Ajakan aksi mogok massa sangat jelas sebagai hasutan kotor oleh kelompok yang tidak menginginkan Papua damai, kita harus mewaspadai berbagai aksi demonstrasi oleh kelompok KNPB dan kelompok lainnya yang menolak pembahasan otsus disinyalir hanya merupakan kelompok pembuat onar yang tidak menginginkan Papua maju yang selama ini sangat besar kontribusinya dari dana otsus,” tutup Samuel.
Seperti diketahui, pelaksanaan Otsus Papua sudah berdampak sangat baik dalam berkontribusi pada pembangunan di Papua, baik pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik. "Otsus sudah berjalan baik, namun, secara jujur perlu diakui bahwa dalam pelaksanaan tersebut masih ada kekurangan, khususnya transparansi pengelolaan keuangan otsus yang terkesan banyak menguap,” jelas Samuel Doko mahasiswa afirmasi Papua asal Boven Digul.
Samuel menjelaskan dari catatannya gerakan teror dan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh KKB dan KNPB dalam rangka posisi tawar politik pada isu-isu politik nasional maupun internasional justru semakin memperkeruh kondisi damai Papua. "Ajakan aksi mogok massa sangat jelas sebagai hasutan kotor oleh kelompok yang tidak menginginkan Papua damai, kita harus mewaspadai berbagai aksi demonstrasi oleh kelompok KNPB dan kelompok lainnya yang menolak pembahasan otsus disinyalir hanya merupakan kelompok pembuat onar yang tidak menginginkan Papua maju yang selama ini sangat besar kontribusinya dari dana otsus,” tutup Samuel.
(cip)
Lihat Juga :