iNews Sore Live di iNews dan RCTI+ Kamis Pukul 15.45: Corona Meningkat, Jawa-Bali Diperketat

Kamis, 07 Januari 2021 - 15:42 WIB
loading...
iNews Sore Live di iNews...
Meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 membuat pemerintah menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat di sejumlah wilayah di Jawa dan Bali. Foto/MNC Media
A A A
JAKARTA - Meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 dari 48.434 kasus per minggu di Desember 2020 menjadi 51.986 kasus per minggu di Januari 2020, membuat pemerintah menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat di sejumlah wilayah di Jawa dan Bali.

Pembatasan itu di antaranya adalah kegiatan perkantoran yang dibatasi hanya 25 persen karyawan yang masuk atau bekerja di kantor, dan penutupan tempat-tempat umum yang biasa menjadi lokasi kerumunan warga.

Pembatasan kegiatan masyarakat ini akan diterapkan pada 11 hingga 25 Januari mendatang guna mencegah semakin meluasnya penyebaran Covid-19.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan, langkah ini diambil untuk menekan kasus Covid-19 di Tanah Air. Apalagi, dalam dua bulan terakhir kasus aktif Covid-19 meningkat dua kali lipat.

"Terkait dengan kebijakan pemerintah sehubungan dengan adanya peningkatan kasus yang sangat tinggi dalam dua bulan terakhir ini," kata Doni dalam Konferensi Pers Update Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Berbagai Daerah Jawa dan Bali secara virtual dari Media Center Graha BNPB, Jakarta, Kamis (7/1/2021).

"Kemarin juga Bapak Presiden berulang kali menjelaskan pada sidang kabinet dan juga pada pengarahan kepada seluruh gubernur bahwa dalam tempo dua bulan terjadi peningkatan dua kali lipat kasus aktif yang pada awal November itu 54.000 orang. Dan pada hari kemarin itu telah mencapai lebih dari 110.000 orang. Dan, sorenya dilaporkan oleh Satgas sudah mencapai 112.000 orang," ungkap Doni.

Seluruh kepala daerah yang masuk dalam zona PPKM pun diminta untuk menyiapkan kebutuhan selama PPKM. Apakah PPKM akan berhasil menekan angka penularan Covid-19? Simak ulasannya dalam "iNews Sore" yang dipandu Abraham Silaban dan Stefani Patricia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Patgulipat Tambang Raja...
Patgulipat Tambang Raja Ampat di INTERUPSI Malam Ini
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Malam Ini “Teror ke...
Malam Ini Teror ke Media, Demokrasi Terancam? di INTERUPSI bersama Ariyo Ardi, Anisha Dasuki dan Para Narasumber Kredibel Lainnya Live di iNews
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Saksikan PEMIMPIN RAKYAT!...
Saksikan PEMIMPIN RAKYAT! Rangkuman Menarik Seputar Kebijakan dan Aktivitas Para Pemimpin Bangsa, Mulai 13 Januari, Senin sampai Jumat Pukul 12.30 Live hanya di iNews
Duet Novia Bachmid dan...
Duet Novia Bachmid dan Nabila Taqiyyah Buka Kemeriahan Cahaya Hati Awards
Jurnalis iNews TV Tatang...
Jurnalis iNews TV Tatang ZP Terpilih Jati Ketua IJTI DKI Jakarta Periode 2026-2030
Jangan Sampai Kelewatan...
Jangan Sampai Kelewatan Semua Program Terbaik, Nontonnya di Sini!
Rekomendasi
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved