Petisi Desak Presiden dan DPR Bentuk Tim Pencari Fakta Penembakan FPI Menggema

Rabu, 06 Januari 2021 - 18:01 WIB
loading...
Petisi Desak Presiden...
Petisi mendesak Presiden Jokowi dan DPR RI membentuk tim pencari fakta tragedi penembakan enam laskar FPI menggema di jagad maya. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - "Tandatangani Petisi" muncul di media sosial Twitter dan menjadi trending topik, Rabu (6/1/2020). Melalui "Tandatangani Petisi" warganet meminta Presiden dan DPR RI untuk membentuk tim pencari fakta tragedi penembakan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) .

(Baca juga : Polemik FPI Berlanjut, PPATK Bekukan 59 Rekening )

Petisi yang dibuat oleh Agus Widodo itu telah ditandatangani lebih dari 1.900 netizen dan ditargetkan mencapai 2.500 tandatangan. Petisi itu ditujukan kepada Presiden Joko Widodo dan ketua serta para wakil ketua DPR RI. (Baca juga: Sudah Berganti Baju, Perilaku FPI Diharapkan juga Berubah)

"Pada tanggal 7 Desember 2020 jam 00.30 telah terjadi tragedi tertembaknya 6 laskar FPI yang mengawal Habib Rizieq Shihab dalam perjalanan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Ada 2 versi berbeda antara Polri dan FPI. Publik perlu kejelasan bagaimana kejadian sebenarnya. 6 warga sipil telah terbunuh. Harus ada kejelasan sehingga ada alasan hukum mengapa nyawa 6 anak manusia bisa hilang..," tulis Agus Widodo dalam petisi yang dibuat di situs www.change.org, Rabu (6/1/2021). (Baca juga: Kasus Penembakan 6 Laskar FPI, Komnas HAM Kembali Panggil Pihak Kepolisian)

Beragam komentar dituliskan dalam petisi tersebut. Rata rata netizen menginginkan adanya keadilan dan fakta kebenaran yang sesungguhnya.

"biar jelas..yang salah dan yang benar.. Klo ada yg ga setuju berarti ada yang salah," tulis Abdul Azis dalam kota komentar petisi

"Agar jelas dan clear serta tdk menjadi fitnah," sambung Su hendri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Pengacara Ungkap Roy...
Pengacara Ungkap Roy Suryo-Tifa Merasa Diperlakukan Seperti Bukan Anak Bangsa saat Ditangkap Polisi
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Rekomendasi
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Davina Karamoy Curi...
Davina Karamoy Curi Perhatian saat Nonton Ardhito Pramono Manggung di Musiczone Okezone
Daftar 25 Pemain Timnas...
Daftar 25 Pemain Timnas Indonesia U-17 Jelang Lawan Malaysia
Berita Terkini
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Infografis
3 Fakta Hubungan Amerika...
3 Fakta Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Sudah Memburuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved