Jokowi: Kita Harus Kerja Mati-matian agar Protokol Kesehatan Dijalankan

Rabu, 06 Januari 2021 - 13:18 WIB
loading...
Jokowi: Kita Harus Kerja...
Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk bekerja keras agar pelaksanaan 3T (tracing, testing, treatment) dan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan) bisa dilaksanakan di lapangan. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Jokowi mengatakan beberapa negara melakukan lockdown di sebagian wilayahnya. Hal ini karena adanya peningkatan kasus COVID-19 .

"Kita tahu, dua hari yang lalu, tiga hari yang lalu Bangkok lockdown. Tokyo dinyatakan dalam keadaan darurat. Londong juga di-lockdown. Di seluruh Inggris juga di-lockdown karena penyebaran COVID yang sangat eksponensial," katanya saat membuka rapat terbatas, Rabu (6/1/2021).

Adanya hal tersebut dia meminta jajarannya untuk bekerja keras agar pelaksanaan 3T (tracing, testing, treatment) dan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan) bisa dilaksanakan di lapangan. (Baca juga: Jokowi Sebut Pesan 329 Juta Vaksin Covid-19, Ini Rinciannya )

"Oleh sebab itu kita harus betul-betul bekerja keras, kerja mati-matian agar 3T, 3M itu betul-betul bisa kita lakukan di lapangan. Sekali lagi di lapangan," ujarnya.

Jokowi mengatakan bahwa saat ini motivasi disiplin terhadap protokol kesehatan (prokes) masyarakat itu berkurang. Dia meminta agar kepala daerah bisa kembali menggencarkan disiplin terhadap protokol kesehatan.

"Memakai masker, cuci tangan, jaga jarak ini berkurang. Oleh sebab itu saya minta kepada para gubernur agar menggencarkan kembali masalah yang berkaitan dengan kedisiplinan protokol kesehatan, disiplin terhadap protokol kesehatan. Karena tadi surveinya memang, disiplin terhadap protokol kesehatan ini menurun," katanya. (Baca juga: Jokowi Beberkan Jumlah Vaksin Covid-19 yang Didistribusikan Januari-Maret )

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Relawan Jokowi Sebut...
Relawan Jokowi Sebut Tudingan Roy Suryo Cs Soal Ijazah Jokowi Menguras Energi
Namanya Disebut dalam...
Namanya Disebut dalam Pleidoi Nadiem, Jokowi: Yang Saya Tahu Pak Nadiem Orang Baik
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Jokowi Buka Suara! Soal...
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
Rekomendasi
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
4 Hal yang Harus Diketahui...
4 Hal yang Harus Diketahui Pengemudi Supercar Agar Aman Berkendara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved