Sebut Istana Gagas Paket Pergantian, IPW: Gatot Eddy Jadi Kapolri, Sigit Wakapolri
Rabu, 06 Januari 2021 - 07:24 WIB
loading...
IPW menyebut istana sedang mematangkan gagasan membuat paket pergantian kapolri-wakapolri. Foto/ilustrasi.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Siapa yang nama yang akan menggantikan Jenderal Idham Azis sebagai kapolri? Sampai saat ini Presiden Jokowi belum memutuskan. Tetapi, menurut Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, ada gagasan dari lingkungan Istana Kepresidenan untuk membuat satu paket pergantian kapolri dan wakapolri. Komjen Gatot Eddy akan menjadi kapolri sekaligus mendorong Kabareskrim Komjen Sigit menjadi Wakapolri menggantikan Gatot Eddy.
Neta mengatakan menilai gagasan ini semakin serius dibahas kalangan istana atau lingkar dekat Presiden Jokowi menjelang penyerahan nama Kapolri baru ke DPR. Neta memperkirakan usulan nama calon kapolri itu sudah disampaikan Wanjakti Polri, sedangkan dari Kompolnas diperkirakan baru diserahkan pada Jumat (8/1/2021) lusa.
"Setelah mendapat usulan nama-nama calon kapolri , Presiden akan memilih satu nama yang kemudian pada Senin 11 Januari 2021 diserahkan kepada DPR agar Komisi III DPR bisa melakukan uji kepatutan, sebelum Kapolri Idham Azis pensiun pada 25 Januari 2021," ujarnya kepada SINDOnews, Rabu (6/1/2021).
(Baca: Dalam Waktu Dekat Kompolnas Sampaikan Nama Calon Kapolri ke Presiden)
Neta menganggap, di lingkungan Istana Kepresidenan saat ini memang sudah mengkristal dua nama calon Kapolri, yakni dari senior Akpol 88 dan junior Akpol 91. Sementara dari kalangan internal Polri berharap Presiden Jokowi memilih jenderal senior sebagai kapolri pengganti Idham Azis. Begitu juga untuk posisi wakapolri diharapkan dipilih dari jenderal senior dan bukan jenderal junior.
Neta mengatakan menilai gagasan ini semakin serius dibahas kalangan istana atau lingkar dekat Presiden Jokowi menjelang penyerahan nama Kapolri baru ke DPR. Neta memperkirakan usulan nama calon kapolri itu sudah disampaikan Wanjakti Polri, sedangkan dari Kompolnas diperkirakan baru diserahkan pada Jumat (8/1/2021) lusa.
"Setelah mendapat usulan nama-nama calon kapolri , Presiden akan memilih satu nama yang kemudian pada Senin 11 Januari 2021 diserahkan kepada DPR agar Komisi III DPR bisa melakukan uji kepatutan, sebelum Kapolri Idham Azis pensiun pada 25 Januari 2021," ujarnya kepada SINDOnews, Rabu (6/1/2021).
(Baca: Dalam Waktu Dekat Kompolnas Sampaikan Nama Calon Kapolri ke Presiden)
Neta menganggap, di lingkungan Istana Kepresidenan saat ini memang sudah mengkristal dua nama calon Kapolri, yakni dari senior Akpol 88 dan junior Akpol 91. Sementara dari kalangan internal Polri berharap Presiden Jokowi memilih jenderal senior sebagai kapolri pengganti Idham Azis. Begitu juga untuk posisi wakapolri diharapkan dipilih dari jenderal senior dan bukan jenderal junior.
Lihat Juga :