Denny JA dan Era Baru Penulis Entrepreneur
Selasa, 05 Januari 2021 - 20:25 WIB
loading...
A
A
A
Denny dikatakannya juga mempopulerkan tradisi meme, menghasilkan puluhan video animasi. Dia juga menulis di jurnal akademik dunia, yang untuk dimuat di sana harus melampaui dulu review para akademisi internasional.
Di saat yang sama, Denny juga memikili puluhan usaha properti, tambang, food and beverage, hotel, convenience store, hingga perusahaan konsultan politik. (Baca juga: Satgas: Pulau Jawa Sumbang 60-70% Kasus Covid-19 Nasional )
Menurut Satrio, pertama kali Denny JA mengemukakan gagasan intelektual Entrepreneur di publik ketika dia menulis di buku 70 tahun Djohan Effendi, tahun 2009.
Djohan Effendi dikenal salah satu penggagas pembaharuan Islam di samping Nurcholish Madjid, Abdurahman Wahid, dan Ahmad Wahib. Djohan juga pernah menjadi menteri ketika Gus Dur menjadi presiden.
Dikenal hidup sangat bersahaja, Djohan Effendi meneruskan tradisi intelektual yang asketis. Dalam buku 70 tahun Djohan Effendi, Denny menulis. “Saya mengagumi tradisi hidup bersahaja Djohan Effendi. Tapi saya secara sadar memilih jalam hidup yang berbeda.”
“Ada pilihan lain. Menjadi intelektual,” tulis Denny,
Di saat yang sama, Denny juga memikili puluhan usaha properti, tambang, food and beverage, hotel, convenience store, hingga perusahaan konsultan politik. (Baca juga: Satgas: Pulau Jawa Sumbang 60-70% Kasus Covid-19 Nasional )
Menurut Satrio, pertama kali Denny JA mengemukakan gagasan intelektual Entrepreneur di publik ketika dia menulis di buku 70 tahun Djohan Effendi, tahun 2009.
Djohan Effendi dikenal salah satu penggagas pembaharuan Islam di samping Nurcholish Madjid, Abdurahman Wahid, dan Ahmad Wahib. Djohan juga pernah menjadi menteri ketika Gus Dur menjadi presiden.
Dikenal hidup sangat bersahaja, Djohan Effendi meneruskan tradisi intelektual yang asketis. Dalam buku 70 tahun Djohan Effendi, Denny menulis. “Saya mengagumi tradisi hidup bersahaja Djohan Effendi. Tapi saya secara sadar memilih jalam hidup yang berbeda.”
“Ada pilihan lain. Menjadi intelektual,” tulis Denny,
Lihat Juga :