Komnas HAM Miliki Rekaman Suara Lengkap Penembakan 6 Laskar FPI, Durasinya 25 Menit

Selasa, 05 Januari 2021 - 18:01 WIB
loading...
Komnas HAM Miliki Rekaman...
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (28/12/2020). FOTO/DOK.SINDOnews/ISRA TRIANSYAH
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) hari ini meminta keterangan ahli psikologi forensik. Tujuannya guna mendalami rekaman suara ketika peristiwa adu tembak antara laskar Front Pembela Islam (FPI)danpolisi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menuturkan, pihaknya memiliki rekaman suara yang lebih lengkap terkait dengan peristiwa itu. Menurutnya, jumlah rekaman tersebut ada dua dengan total durasi mencapai 25 menit.

(Baca Juga : FPI Berganti Nama, Begini Pesan Habib Rizieq Shihab )

"Kami punya rekaman yang lebih lengkap dibandingkan yang beredar di sosial media atau pun yang beredar di media yang lain begitu. Durasi kalau yang ada di whatsApp sekitar 22 menit begitu, terus ada rekaman juga sekitar tiga menitan, berarti sekitar 25 menit," katanya saat ditemui di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/1/2021) sore. (Baca juga: Kasus Penembakan 6 Laskar FPI, Komnas HAM Kembali Panggil Pihak Kepolisian )

Sekadar informasi, MNC News Portal mendapatkan rekaman suara komunikasi radio yang diduga merupakan perbincangan anggota Laskar FPI di dalam mobil saat mengawal rombongan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab sebelum insiden penembakan terjadi. Dalam rekaman sepanjang 19.46 menit itu, terdengar bahwa mereka sedang berupaya menghalau dan mengecoh sejumlah mobil yang terus menguntit rombongan Habib Rizieq.

"Pantau terus samping kanan mobil Habib jangan sampai masuk dulu...di belakang mobil ente Dun kayanya ada rombongan liar kayanya tuh, bukan rombongan kita," kata salah seorang pria memberikan instruksi kepada rekan-rekannya.

Ada beberapa nomor polisi, warna dan jenis mobil yang disebutkan dalam rekaman perbincangan itu. Antara lain dua mobil yang disebut menguntit rombongan sejak berangkat dari kawasan Sentul dan terus berupaya menyalip, yakni Expander abu-abu …1278 KJD dan Avanza hitam …1739 PWQ.

Sisanya, tidak diketahui jelas mobil mana yang ditumpangi orang-orang tak dikenal dan mobil mana yang dikendarai para pengawal Habib Rizieq. Mobil lain yang juga disebut-sebut dalam rekaman itu adalah Mobilio Silver …1542 VOI, …1717 AFP, Fortuner …2228 KZL, Chevrolet, Sedan, …..MS, …..PQI, …..MSQ dan Innova hitam. (Baca juga: 6 Laskar FPI Tewas, Komnas HAM: Ada Kemungkinan Habib Rizieq akan Dipanggil )

"Ente gimana caranya halangi laju dia supaya jauh dari kita, biarin ente agak perlambat, pokoknya begitu dia mau masuk halangin, masuk halangin, perlambat saja," sambung pria yang dipanggil 'komandan' itu.

"Pokoknya bagaimana caranya kendaraan untuk pengawal di belakang itu menghambat laju kendaraan yang menguntit. Yang penting dia jangan sampai dekat dengan rombongan utama. Halangi terus," ujar pria itu.

Pria tersebut bertanya kepada rekannya apakah mobil yang mereka sebut penguntit sudah menjauh dari rombongan mereka. "…Sudah tersingkirkan alhamdulillah, steril," jawab anggota lainnya.

"Tapi masih ada mobil yang aneh-aneh nih....waspada saja....andai kata masih ada yang dicurigai bila perlu dijauhkan. Mobil satu dua di belakang pengawal itu gimana caranya halangi mereka. Nanti menyusul, kan alamat sudah jelas itu dikirim, tinggal ikuti saja nanti google map-nya. Halanginya nanti pas keluar tol saja," kata pria yang memberi instruksi.



Dalam peristiwa adu tembak tersebut, terjadi perbedaan versi antara polisi dan FPI. Polisi mengklaim menembak mati 6 anggota Laskar FPI pengawal rombongan Habib Rizieq Shihab lantaran mendapakan penyerangan. Sementara pihak FPI menepisnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, para anggota Laskar FPI menyerang polisi menggunakan pistol dan senjata tajam. Namun, Sekretaris Umum FPI Munarman membantah adanya insiden tembak-menembak yang diawali oleh Laskar FPI.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
Yusril: Fungsi Pengawasan...
Yusril: Fungsi Pengawasan dan Penegakan Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Guru Tewas Diserang...
Guru Tewas Diserang KKB di Yahukimo, MPSI: Ini Kejahatan Kemanusiaan
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Emosional Bahas Child Grooming, Singgung Kasus Aurelie Moeremans
Rekomendasi
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
6 Cara Memperpanjang...
6 Cara Memperpanjang Umur dalam 10 Menit, Lakukan Tiap Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved