FPI Dibubarkan Demokrasi Habis, Pendapat Amien Rais Dinilai Tak Tepat
Senin, 04 Januari 2021 - 12:29 WIB
loading...
Pernyataan Pendiri Partai Ummat, Amien Rais, yang menuding pemerintah menghabisi demokrasi di Indonesia dengan melarang aktivitas FPI dinilai tidak tepat. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pernyataan Pendiri Partai Ummat, Amien Rais , yang menuding pemerintah menghabisi demokrasi di Indonesia dengan melarang aktivitas Front Pembela Islam ( FPI ) dinilai tidak tepat. Sebab pemerintah membubarkan FPI dengan dasar kuat dan sesuai undang-undang.
(Baca juga: FPI Dibubarkan, Amien Rais: Ini Politik untuk Menghabisi Bangunan Demokrasi)
"Pendapat Amien Rais itu merupakan alternatif pandangan yang spekulatif dan tidak terlalu tepat," kata anggota DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq kepada wartawan, Senin (4/1/2021).
(Baca juga: Kasus Penembakan 6 Laskar FPI, Komnas HAM Kembali Panggil Pihak Kepolisian)
Maman mengatakan, demokrasi menjamin hak-hak sipil dan politik. Tetapi kita harus belajar dari pengalaman banyak negara, terutama di Timur Tengah, pembiaran tumbuhnya politik identitas yang dibarengi dengan kepemimpinan kerumunan yang agitatif, berujung pada kekerasan dan perang. Kalau sudah begitu, eksistensi negara dapat terancam.
(Baca juga: FPI Dibubarkan, Amien Rais: Ini Politik untuk Menghabisi Bangunan Demokrasi)
"Pendapat Amien Rais itu merupakan alternatif pandangan yang spekulatif dan tidak terlalu tepat," kata anggota DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq kepada wartawan, Senin (4/1/2021).
(Baca juga: Kasus Penembakan 6 Laskar FPI, Komnas HAM Kembali Panggil Pihak Kepolisian)
Maman mengatakan, demokrasi menjamin hak-hak sipil dan politik. Tetapi kita harus belajar dari pengalaman banyak negara, terutama di Timur Tengah, pembiaran tumbuhnya politik identitas yang dibarengi dengan kepemimpinan kerumunan yang agitatif, berujung pada kekerasan dan perang. Kalau sudah begitu, eksistensi negara dapat terancam.
Lihat Juga :