Cak Imin Simbol Politik NU, Wajar Masuk Bursa Capres 2024

Kamis, 31 Desember 2020 - 16:42 WIB
loading...
A A A
(Baca: Risma Berpotensi Jadi Pesaing, Loyalis Anies Baswedan Bersyukur)

Senada dengan Hasan, pakar komunikasi politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komaruddin mengatakan, Cak Imin merupakan tokoh lama yang selalu hidup dalam segala zaman dan selalu eksis dalam perpolitikan nasional. "Siapapun pemerintahannya, dia selalu ada di pemerintahan dan selalu hoki. Kalau kemudian nama Cak Imin ini muncul sebagai fenomena baru di survei dengan merangsek ke posisi tiga besar, itu sesuatu kejadian yang biasa," tuturnya.

Ujang mengatakan, hal ini terjadi lantaran basis masa NU sangat besar, dan nama Cak Imin bisa diasosiasikan sebagai tokoh politik NU. "Itu sudah tidak diragukan lagi. Misalnya fenomena Helmy Faishal Zaini yang di DPR kemudian menjadi Sekjen PBNU, saya melihat NU ya PKB, PKB ya NU, itu secara politik walaupun selalu dibantah," katanya.

(Baca juga : Gus Baha Dinobatkan sebagai Dai of The Year 2020 oleh ADDAI )

Dengan basis masa yang cukup kuat, menurut Ujang, maklum jika nama Cak Imin didorong dalam bursa kandidat capres atau cawapres pada Pilpres 2024 mendatang. "Dorongan dari kelompoknya dan itu sangat wajar karena dia memiliki basis massa yang riil yang banyak. Kalau bicara politik di NU maka Cak Imin adalah tokoh NU yang paling menonjol pasca KH Ma'ruf Amin," kata Ujang.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Sapi Kurban Banpres...
Sapi Kurban Banpres Prabowo Dibiayai APBN, Ulama NU Sebut Sah Menurut Fikih
Keresahan Warga NU Menguat,...
Keresahan Warga NU Menguat, Mubes DIY Desak PBNU Kembali ke Khittah
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Iduladha 1447 Hijriah,...
Iduladha 1447 Hijriah, PW ISNU Aceh Salurkan Hewan Kurban ke Tiga Kabupaten-Kota
Rekomendasi
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Berita Terkini
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved