Ini Detail Jumlah Proyektil dan Peluru yang Ditemukan Komnas HAM di KM 50

Senin, 28 Desember 2020 - 11:59 WIB
loading...
Ini Detail Jumlah Proyektil...
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menyebut pihaknya menemukan sejumlah barang bukti dalam investigasi lapangan terkait kematian 6 laskar FPI. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menyebut pihaknya menemukan sejumlah barang bukti dalam investigasi lapangan terkait kematian 6 laskar Front Pembela Islam (FPI). Adapun jumlah proyektil peluru yang ditemukan berjumlah tujuh, sedangkan selongsong peluru ada empat.

(Baca juga : Datangi Komnas HAM, Presidium 212 Minta Penembakan Laskar FPI Diusut Tuntas )

Anam menuturkan, dari tujuh proyektil yang ditemukan, sebanyak enam buah dapat dipastikan kebenarannya. Sedangkan dari selongsong peluru ada satu yang masih akan digali. "Proyektil jumlahnya tujuh, satu kami tidak terlalu yakin. Kedua selongsong jumlahnya empat, tiga utuh, satunya kami duga itu adalah bagian belakang," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/12/2020). (Baca juga: 6 Laskar FPI Tewas Ditembak, Komnas HAM Temukan Proyektil dan Selongsong Peluru di KM 50)

Kemudian, Anam menjelaskan ihwal kondisi mobil yang ditumpangi oleh anggota FPI dan Kepolisian. Dari hasil pengamatan pihaknya, bagian mobil yang rusak ada banyak sehingga tidak bisa didetailkan dan masih akan diuji terlebih dulu. "Berikutnya kalau bagian mobil sangat banyak, ini akan kita uji. Karena secara kasat mata dilihat pemeriksaan mobil itu ada yang sebagian kecil banget ada yang identik dan lain harus dibuktikan," tuturnya. (Baca juga: Mahfud MD Tegaskan Tak akan Bentuk TGPF Kasus Penembakan 6 Laskar FPI)

Dia menyebut akan melakukan uji balistik terkait dengan barang-barang bukti tersebut. Nantinya, uji balistik akan dilakukan secara terbuka. "Masih membutuhkan uji balistik. Kami sedang mengupayakan uji balistik sifatnya transparan dan terbuka, akuntabel yang paling penting," katanya.

(Baca juga : Kerap Dikritik, Pimpinan KPK Sebut ICW Seperti Mengidap Diabetes )

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
2 Jam Diperiksa Polda...
2 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Ketum YLBHI Ditanya soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
YLBHI Desak Polda Metro...
YLBHI Desak Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara Andrie Yunus
Berkas Roy Suryo Cs...
Berkas Roy Suryo Cs P21, Polda Metro Diminta Segera Lakukan Pelimpahan Tahap Dua
Saiful Mujani Diperiksa...
Saiful Mujani Diperiksa soal Penghasutan, Todung Mulya Lubis: Ini Absurd
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Rekomendasi
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Perbedaan Amnesti dan...
Perbedaan Amnesti dan Abolisi, Ini Tokoh yang Pernah Mendapatkannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved