Crazy Rich Masuk Kabinet, Jokowi Beri Panggung Capres Potensial 2024
Minggu, 27 Desember 2020 - 18:57 WIB
loading...
A
A
A
Djayadi melanjutkan, bagi para crazy rich yang memegang posisi menteri ini akan menjadi panggung yang lebih besar, mereka punya kesempatan yang lebih luas saat di kabinet. Beberapa crazy rich yang masuk di kabinet yakni Sandi Uno, M Lutfi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
"Karena dalam politik, pembiayaan itu penting, mereka punya panggung, biayanya memungkinkan," ujar Djayadi. (Baca juga: Sandiaga Uno Bongkar Alasan Jokowi Memilihnya Sebagai Menteri )
Djayadi menilai, Jokowi pun menyadari potensi itu dan tidak masalah, karena sejauh ini ia tidak memiliki calon mahkota untuk didukung di Pilpres 2024. Calon mahkotanya yakni Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution baru menjadi Wali Kota, sehingga Jokowi melihat siapa yang nantinya bisa membantu ke depan.
"Saya kira Bobby dan Gibran belum lah untuk di 2024. Tapi, dengan Pak Jokowi beri pangung untuk semua yang potensial, dia (Jokowi) akan punya hubungan yang baik dengan semua yang potensial jadi pemimpin nasional ke depan. Dari sisi itu, strategi yang bagus. Pak Jokowi, kecuali Undang-Undang Dasar kita diamandemen, Pak Jokowi tidak bisa maju lagi di 2024," katanya.
"Karena dalam politik, pembiayaan itu penting, mereka punya panggung, biayanya memungkinkan," ujar Djayadi. (Baca juga: Sandiaga Uno Bongkar Alasan Jokowi Memilihnya Sebagai Menteri )
Djayadi menilai, Jokowi pun menyadari potensi itu dan tidak masalah, karena sejauh ini ia tidak memiliki calon mahkota untuk didukung di Pilpres 2024. Calon mahkotanya yakni Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution baru menjadi Wali Kota, sehingga Jokowi melihat siapa yang nantinya bisa membantu ke depan.
"Saya kira Bobby dan Gibran belum lah untuk di 2024. Tapi, dengan Pak Jokowi beri pangung untuk semua yang potensial, dia (Jokowi) akan punya hubungan yang baik dengan semua yang potensial jadi pemimpin nasional ke depan. Dari sisi itu, strategi yang bagus. Pak Jokowi, kecuali Undang-Undang Dasar kita diamandemen, Pak Jokowi tidak bisa maju lagi di 2024," katanya.
(abd)
Lihat Juga :