Prabowo-Puan Diusung PDIP-Gerindra, Ganjar-Sandi Dicalonkan Partai Lain

Minggu, 27 Desember 2020 - 13:38 WIB
loading...
Prabowo-Puan Diusung...
Prabowo Subianto dan Puan Maharani. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kehadiran duet kontestan Pilpres 2019, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (Sandi) dalam Kabinet Indonesia Maju membuka peluang bagi keduanya untuk kembali berkompetisi di Pilpres 2024 . Muncul skenario PDIP-Gerindra akan menduetkan Prabowo Subianto-Puan Maharani atau Ganjar Pranowo-Sandi Uno .

(Baca juga : Ini Plus Minus Crazy Rich dalam Kabinet Jokowi-KH Ma'ruf Amin )

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengatakan, siapa pasangan yang bakal bertarung di Pilpres 2024 tergantung popularitas dan elektabiltas dari masing-masing pasangan tersebut.

(Baca juga : Komnas HAM: Banyak Informasi Hoaks saat Penyelidikan Tewasnya 6 Laskar FPI )

Namun, Ujang melihat Prabowo-Puan lebih berpeluang dicalonkan oleh partai masing-masing. Karena, mereka berdua dianggap pemilik partai. Prabowo pemilik Gerindra. Sedangkan Ibunda Puan, yakni Megawati Soekarnoputri, pemilik PDIP.

(Baca juga: Kapolda Metro Jaya Gelar Silaturahmi Nasional Lintas Agama, Sejumlah Tokoh Hadir ).

Di sisi lain, Ganjar-Sandi dianggap tak punya partai. Mereka berdua hanya kader partai biasa. "Namun, jika kedua pasangan ini memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi, bisa dicalonkan oleh partai-partai lain," tandas analis politik asal Universitas Al Azhar Indonesia itu.

Diberitakan sebelumnya, masuknya Sandiaga Uno ke Kabinet Indonesia Maju membuka peluang yang bersangkutan untuk maju Pilpres 2024 . Bisa jadi, duet Ganjar Pranowo -Sandiaga Uno bakal terwujud.

(Baca juga: Duet Ganjar-Sandi Berpeluang Maju Pilpres 2024, Puan Ketua MPR ).

Menurut ahli hukum tata negara Refly Harun, bukan tanpa alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merekrut Sandiaga Salahuddin Uno menjadi menteri. "Pasti kaitannya dengan pasang kuda-kuda di 2024," kata Refly dikutip SINDOnews, Kamis (24/12/2020), dari video berjudul SANDI DIREKRUT ISTANA, PENDUKUNG JOKOWI KECEWA!! yang tayang di Channel YouTube Refly Harun.

(Baca juga : Calon Kapolri Wajib Punya Chemistry dengan Presiden Jokowi )

Refly mengatakan, Sandiaga Salahuddin Uno masuk Kabinet tentu untuk mengikat Partai Gerindra . "Kalau misalnya firm Prabowo nomor satu elektabilitasnya, maka mau tidak mau barangkali Megawati akan memasangkannya dengan Puan Maharani sebagai calon wakil presiden. Tapi,kalau misalnya Prabowo tidak nomor satu, bahkan dia di bawah Ganjar Pranowo, maka sangat mungkin Ganjar Pranowo yang diajukan sebagai calon presiden, dan kita tahu nanti wakil presidennya sangat mungkin Sandiaga Salahuddin Uno ," jelasnya.

(Baca juga: Prabowo-Sandi Memilih Jadi Anak Buah Jokowi, AHY Harus Ambil Simbol Oposisi ).

Lalu, bagaimana nasib Puan Maharani yang juga disebut-sebut akan dimajukan dalam Pilpres 2024? Kata Refly, Puan dicadangkan untuk periode berikutnya. Puan, menurut Refly, mungkin akan jadi Ketua MPR RI. "Sekarang Ketua DPR, nanti Ketua MPR," ujarnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Habiburokhman Kritik...
Habiburokhman Kritik Dino Patti Djalal: Sok Paling Kemlu Sendiri Sedunia
Refleksi 109 Tahun,...
Refleksi 109 Tahun, Generasi Muda Diminta Telaah Gagasan Prof. Soemitro Djojohadikusumo
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Gerindra Harap Lawatan...
Gerindra Harap Lawatan Prabowo ke Prancis Tak Dipolitisasi
Disanksi Imbas Merokok...
Disanksi Imbas Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Saya Menyesal, Mohon Maaf
Ketua DPRD Kepri Naik...
Ketua DPRD Kepri Naik Moge Tanpa Helm dan SIM, Majelis Kehormatan Gerindra Beri Teguran Tertulis
Gerindra Panggil Anggota...
Gerindra Panggil Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Bahas Stunting
Rekomendasi
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved