Enam Menteri Baru Dinilai Punya Latar Belakang Memadai Masuk Kabinet Jokowi
Kamis, 24 Desember 2020 - 06:07 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Wahyu Trenggono, Luthfi, dan Budi boleh dibilang dari kalangan profesional dan pengusaha. Idil menyebut tantangan kabinet ini tetap pada upaya penanggulangan pandemi COVID-19 dan membangkitkan perekonomian.
“Selama vaksin belum terlihat dan dijalankan (disuntik), akan ada koordinasi yang luas dan besar-besaran yang dilakukan para menteri. Itu untuk memanage pengelolaan kesehatan masyarakat secara luas,” ujar Dosen Universitas Padjadjaran (Unpad) itu, Rabu (23/12/2020).
Sementara itu, Cecep menilai latar belakang para menteri baru ini cukup mumpuni. Risma, menurutnya, sukses saat memimpin wilayah atau saat menjadi Wali Kota Surabaya. Sandiaga dan Budi Gunadi pun dianggap cocok karena memiliki manajerial dan pengalaman panjang di bidang ekonomi. (Baca juga:Perombakan Kabinet Dinilai Masih Menunjukkan Politik Transaksional)
“Bagaimana dia memanage Kementerian Kesehatan dan memulihkan ekonomi dengan pendekatan kesehatan. Jadi ini (semacam) uji coba atau “memberikan kesempatan” orang-orang yang punya history dan latar belakang memadai untuk memimpin enam kementerian,” pungkasnya.
“Selama vaksin belum terlihat dan dijalankan (disuntik), akan ada koordinasi yang luas dan besar-besaran yang dilakukan para menteri. Itu untuk memanage pengelolaan kesehatan masyarakat secara luas,” ujar Dosen Universitas Padjadjaran (Unpad) itu, Rabu (23/12/2020).
Sementara itu, Cecep menilai latar belakang para menteri baru ini cukup mumpuni. Risma, menurutnya, sukses saat memimpin wilayah atau saat menjadi Wali Kota Surabaya. Sandiaga dan Budi Gunadi pun dianggap cocok karena memiliki manajerial dan pengalaman panjang di bidang ekonomi. (Baca juga:Perombakan Kabinet Dinilai Masih Menunjukkan Politik Transaksional)
“Bagaimana dia memanage Kementerian Kesehatan dan memulihkan ekonomi dengan pendekatan kesehatan. Jadi ini (semacam) uji coba atau “memberikan kesempatan” orang-orang yang punya history dan latar belakang memadai untuk memimpin enam kementerian,” pungkasnya.
(kri)