Uji Klinik Vaksin Sinovac Masuk Tahap Akhir, BPOM Optimis EUA Keluar Dalam Waktu Dekat

Selasa, 22 Desember 2020 - 13:34 WIB
loading...
Uji Klinik Vaksin Sinovac...
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari BPOM, Lucia Rizka Andalusia menegaskan pihaknya tidak bisa memastikan Emergency Use Authorization (EUA) vaksin COVID-19 dari Sinovac akan keluar. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM ), Lucia Rizka Andalusia menegaskan pihaknya tidak bisa memastikan Emergency Use Authorization (EUA) vaksin COVID-19 dari Sinovac akan keluar. Namun, Lucia pun optimis EUA akan terealisasi untuk bisa dikeluarkan dalam beberapa minggu ke depan.

“Jadi, Saya tidak bisa mengatakan fix date-nya. Tetapi saya mengatakan bahwa saat ini, 3 bulan pemantauan sudah memasuki periode yang hampir selesai dan akan dianalisis. Kita harapkan dalam beberapa Minggu ke depan, bisa akan terealisasi,” ujar Lucia pada dialog Literasi Vaksin COVID-19 secara virtual, Selasa (22/12/2020). (Baca juga: Pelaku Pasar Menantikan Sejauh Mana Vaksin Sinovac Efektif di Pengujian Fase 3)

Namun demikian, Lucia menegaskan jika EUA akan dikeluarkan jika data dari hasil uji klinik vaksin Sinovac dari peneliti di Biofarma. Kemudian, diserahkan kepada BPOM untuk dilakukan evaluasinya.

“Emergency Use Authorization itu dikeluarkan manakala data hasil uji klinik telah siap, telah tersedia oleh peneliti dan Biofarma sebagai produsennya dan diserahkan kepada Badan POM. Dan Badan POM akan mengevaluasinya,” jelasnya.

Saat ini, kata Lucia, para peneliti sedang melakukan analisis dan finalisasi tahap akhir. “Nah, saat ini peneliti sedang melakukan analisis dan finalisasi tahap akhir dari proses untuk pemberian emergency tersebut ya.” (Baca juga:Imunitas Vaksin Sinovac Disebut Rendah, Kemenkes: Tak Ada Pernyataan Resmi WHO)

Meskipun begitu, Lucia tidak bisa menentukan kapan UEA akan dikeluarkan. “Jadi, kami tidak bisa menentukan kapannya. Karena sampai saat ini kami belum menerima data tersebut. Itu tergantung dari penyelesaian uji klinik yang dilakukan oleh peneliti di Bandung. Dan juga peneliti di Brazil, yang juga melakukan uji klinik vaksin Sinovac dengan protokol yang sama sehingga disebut multi center study. Jadi menggabungkan hasil studinya,” paparnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPOM Tegaskan Peraturan...
BPOM Tegaskan Peraturan BPOM No 5/2026 Bukan Soal Penempatan Apoteker
BPOM: Isu Wajib Apoteker...
BPOM: Isu Wajib Apoteker di Minimarket Hoaks, yang Diatur Pengelolaan Obatnya
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
BPOM dan BGN Kerja Sama...
BPOM dan BGN Kerja Sama Perkuat Pengawasan Keamanan Program MBG
Kepala BPOM Beberkan...
Kepala BPOM Beberkan Capaian WHO Listed Authority di National University of Singapore
122 Tabung Gas Tertawa...
122 Tabung Gas Tertawa 'Baby Whip' Disita BPOM
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Rekomendasi
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
Berita Terkini
Namanya Dicatut BEM...
Namanya Dicatut BEM Bersatu, FISIP Unas Tegaskan Tak Punya BEM Fakultas
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Foksi: Sungguh Menggelikan
Kontras Desak Polisi...
Kontras Desak Polisi Periksa Mantan Kabais dan 2 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Pakar: Tanpa Bukti Kuat,...
Pakar: Tanpa Bukti Kuat, Penyebutan 26 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG Bisa Berujung Pidana
PPATK Minta Tambahan...
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp516,4 M untuk Perkuat Pemberantasan TPPU
Infografis
Brigade al-Qassam Bantai...
Brigade al-Qassam Bantai 36 Tentara Israel dalam Waktu 72 Jam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved