Kasus Covid-19 Terus Meningkat, MPR Dorong Perbaikan Sistem Pendidikan

Selasa, 22 Desember 2020 - 01:30 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Terus...
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid dalam acara Temu Tokoh Kebangsaan di Universitas PGRI Wiranegara Kota Pasuruan, Jawa Timur, Senin (21/12/2020). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mendorong pemerintah terus mengevaluasi sistem pendidikan nasional , menyusul pandemi COVID-19 yang hingga saat ini angka kasusnya masih cukup tinggi. Menurutnya, selama sejak pandemi awal Maret 2020 lalu, sektor pendidikan masih kurang mendapatkan perhatian. Padahal, dalam menghadapi persaingan global, perbaikan sumber daya manusia (SDM) mutlak harus dilakukan.

"Di dunia pendidikan ini kalau dibanding dengan negara-negara yang lain, masih banyak hal yang harus kita perbaiki. Kalau kita membuat skor untuk pendidikan kelas internasional, universitas terbaik di Indonesia katakanlah UGM, UI, ITB itu masih di angka 200-an ke atas," kata Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid dalam acara Temu Tokoh Kebangsaan di Universitas PGRI Wiranegara Kota Pasuruan, Jawa Timur, melalui keterangan tertulis, Senin (21/12/2020).

Mengacu pada daftar peringkat universitas terbaik di Indonesia dalam QS World University Rankings 2021, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta berada di urutan 254, disusul Universitas Indonesia (UI) di urutan 305, dan Institut Teknologi Bandung (ITB) di urutan 313. (Baca juga: Kasus Positif COVID-19 Naik, Sekolah Tatap Muka Diminta Ditunda )

Dikatakan Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul Fawaid, secara konstitusi, Indonesia memang telah mengalokasikan 20% dari APBN untuk sektor pendidikan sejak era Reformasi. "Sektor pendidikan tidak boleh ditawar. Kalau negara harus maju maka pendidikannya harus diperbaiki. Nah agar pendidikan maju maka anggarannya harus diprioritaskan," ujarnya.

Kendati begitu, dalam perjalanannya, masih banyak hal yang harus diperbaiki di sektor pendidikan. Apalagi, di era kedua kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi), pembangunan SDM menjadi prioritas. Menurutnya, jika sektor pendidikan tidak mendapatkan perhatian serius, maka akibat yang ditimbulkan bukan sekarang, tapi 10 hingga 30 tahun yang akan datang.

Dikatakan Gus Jazil, di masa pandemi COVID-19, dunia pendidikan dipaksa beradaptasi dengan keadaan dengan memanfaatkan teknologi melalui pendidikan virtual. Hal ini sebenarnya ada sisi positif atas pemanfaatan teknologi. Sayangnya, dalam pelaksanaannya belajar secara virtual banyak kelemahannya. (Baca juga: Januari 2021 Sekolah Tatap Muka Dimulai, Forum Guru: Kesehatan Lebih Penting )

"Penggunaan teknologi ini jadi tantangan. Dari salah satu aspek positif dari pandemi ini belajar dari belajar virtual yang dulu tak pernah terlaksana. Ini kita dipaksa oleh keadaan maka anak-anak kita kita semua kemudian menggunakan jaringan virtual untuk proses belajar mengajar," katanya.

Menurut Gus Jazil, kunci utama dalam pengembangan pendidikan adalah kreatif dan inovatif. "Sekarang ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan anak muda itu dipilih karena inovatif dan kreatif. Ketua Komisi X DPR Bidang Pendidikan dari PKB (Syaiful Huda) juga masih muda. Itu kuncinya kreativitas dan inovasi," tuturnya.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbitkan SE Pengendalian...
Terbitkan SE Pengendalian Gratifikasi SPMB, KPK Soroti Calon Siswa Titipan
MPR Hargai Keputusan...
MPR Hargai Keputusan SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Final Ulang Lomba Cerdas Cermat
Ketua MPR Tegaskan Final...
Ketua MPR Tegaskan Final Cerdas Cermat di Kalbar Diulang, Juri Independen
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Ekonomi Digital dan...
Ekonomi Digital dan Pendidikan: Peluang Besar atau Ancaman Baru?
KPAI Soroti Juri Cerdas...
KPAI Soroti Juri Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Ingatkan Prinsip Adil dan Nondiskriminatif
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Rekomendasi
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Infografis
Kasus Curanmor Meningkat...
Kasus Curanmor Meningkat di Bulan Ramadan, Ini Cara Pencegahannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved